Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PPN Pengambengan Rp1,2 Triliun Jadi Pusat Ekonomi Baru Jembrana

Selasa, 29 September 2026, 22:21 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/PPN Pengambengan Rp1,2 Triliun Jadi Pusat Ekonomi Baru Jembrana.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Kabupaten Jembrana dinilai akan menjadi salah satu penggerak baru perekonomian Bali. Nilai proyek yang mencapai Rp1,2 triliun itu diarahkan untuk membangun pusat aktivitas perikanan dari hulu hingga hilir.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa pengembangan PPN Pengambengan akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap pengembangan perekonomian Bali.

“Program ini sangat luar biasa. Ini akan menjadi pelabuhan perikanan nasional terbesar di Indonesia yang akan mengembangkan perekonomian Bali serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan para nelayan di Bali,” ujar Gubernur Koster.

PPN Pengambengan dirancang sebagai pusat aktivitas perikanan yang mencakup berbagai tahapan, mulai dari pelayanan kapal, penanganan hasil tangkapan, pengolahan, hingga pemasaran. Keberadaan pelabuhan ini diharapkan menciptakan iklim usaha yang kompetitif dan berkelanjutan.

Menurut Gubernur Koster, pengembangan PPN Pengambengan juga sejalan dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali. Konsep tersebut menempatkan pertumbuhan ekonomi Bali tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi juga diperkuat sektor pertanian, kelautan dan perikanan, industri branding Bali, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi kreatif dan digital.

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri yang telah mewujudkan program ini. PPN Pengambengan ini sudah menjadi keinginan Pemerintah Provinsi Bali sejak lama, yaitu membangun perekonomian Bali berbasis kelautan. Ini akan menjadi pusat pembangunan ekonomi baru di Bali yang sangat berdampak bagi masyarakat Bali, khususnya masyarakat Jembrana,” imbuhnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa PPN Pengambengan merupakan pelabuhan perikanan nasional kedua yang akan dibangun setelah PPN Kejawanan di Cirebon.

Nilai proyek PPN Pengambengan mencapai Rp1,2 triliun, jauh di atas PPN Kejawanan yang mencapai sekitar Rp400 miliar. Besaran investasi tersebut menyesuaikan dengan jumlah kapal yang akan dilayani serta kedekatan PPN Pengambengan dengan WPPNRI 718 yang memiliki potensi sumber daya perikanan bernilai ekonomi tinggi.

“Harapannya, di sini menjadi tempat premium fish yang bisa langsung ditujukan untuk ekspor,” katanya.

Pembangunan PPN Pengambengan ditargetkan rampung pada akhir 2028 atau awal 2029. Selain menjadi pusat aktivitas perikanan modern, pelabuhan ini juga diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi wisata baru yang mendorong perekonomian kawasan.

PPN Pengambengan juga diarahkan menjadi pusat aktivitas perikanan yang modern, bersih, dan tertata rapi serta mampu bersaing dengan pelabuhan perikanan di luar negeri.

Groundbreaking pembangunan PPN Pengambengan turut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami