Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
107 Tahun Hilang, Kapal Penjelajah Ernest Ditemukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bangkai kapal Endurance milik penjelajah terkenal Sir Ernest Shackleton ditemukan di lepas pantai Antartika setelah 107 tahun menghilang.
Keberadaan kapal kayu yang menghilang ke Laut Weddell setelah terperangkap dalam es pada 1915 itu telah menjadi misteri selama beberapa dekade.
Namun, sebuah ekspedisi kini telah menemukan bangkai kapal tersebut dalam kondisi utuh pada kedalaman 3.008 meter.
Bangkai kapal itu ditemukan oleh Endurance22, sebuah tim yang berangkat dari Cape Town, Afrika Selatan, sebulan setelah peringatan 100 tahun kematian Sir Ernest.
Direktur ekspedisi mengatakan rekaman Endurance menunjukkan kapal tersebut dalam kondisi utuh dan sejauh ini merupakan bangkai kapal kayu terbaik yang pernah dilihatnya.
"Kami penuh keberuntungan dalam menemukan dan menangkap gambar kapal tersebut," kata Mensun Bound, seperti dikutip dari Independent, Jumat (11/3/2022).
Penjelajah Sir Ernest dikenal sebagai pahlawan nasional pada awal abad ke-20 setelah memimpin tiga ekspedisi Inggris ke Antartika antara 1907 dan 1922.
Pada ekspedisi keduanya, ia dan kru Endurance berangkat untuk mencapai penyebrangan darat pertama Antartika.
Tapi, kapal tidak berhasil mencapai daratan dan terjebak dalam es padat, memaksa 28 orang di kapal untuk meninggalkan kapal.
Meskipun terdampar di atas es selama sekitar 10 bulan, semua orang kecuali tiga kru berhasil kembali ke rumah dalam keadaan hidup-hidup.
Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu kisah bertahan hidup dan kepemimpinan hebat dalam sejarah manusia.
Para kru berjalan kaki melintasi es laut, hidup memakan anjing laut dan penguin, sebelum berlayar dengan tiga sekoci, dan mencapai Pulau Gajah yang tidak berpenghuni.
Dari sana, Shackleton dan beberapa awak mendayung sekitar 1.300 km di sekoci James Caird ke Georgia Selatan, di mana mereka mencari bantuan dari stasiun perburuan paus.
Pada upaya penyelamatan keempatnya, Shackleton berhasil kembali menjemput kru lainnya dari Pulau Gajah pada Agustus 1916.
Pemimpin ekspedisi Endurance22, Dr John Shears, mengatakan timnya telah membuat sejarah dengan menyelesaikan pencarian kapal karam paling menantang di dunia.
Tim tersebut melakukan pencarian Endurance menggunakan kapal penelitian SA Agulhas II.
Selain itu, tim juga melakukan program penjangkauan pendidikan lewat siaran langsung dari pesawat, memungkinkan generasi baru dari seluruh dunia untuk terlibat dengan Endurance22.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4315 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 782 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun