Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




110 Warga Banjar Adat Tegal di Tabanan Terima 1,1 Ton Beras

Minggu, 18 Juli 2021, 22:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pembagian beras bagi warga Banjar Adat Tegal, Desa Nyitdah, Tabanan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Belum terlihatnya akhir dari pandemi Covid-19 membuat kelompok masyarakat atau individu bersolidaritas saling membantu untuk bahan pangan. Salah satunya di Banjar Adat Tegal, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri. 

Banjar adat setempat membagikan 1,1 ton beras pada 110 warga. Setiap warga mendapatkan 10 kilogram beras. Ide ini muncul dari pengurus Banjar Adat Tegal.

"Sumber dana dari Banjar Adat," kata Kelihan Adat Banjar Adat Tegal, I Gede Made Anom Putra Minggu, (18/7). 

Pembagian beras ini dilakukan di balai Banjar Adat Tegal yang dihadiri oleh perwakilan setiap kepala keluarga. Pembagian beras tetap mengikuti protokol kesehatan dengan jaga jarak dan warga menggunakan masker. 

"Karena warga kami banyak yang teekena dampak, khususnya bekerja di pariwisata. Semoga bisa meringankan beban sementara," ujar Anom.

Sementara itu, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) wilayah Bali pada Minggu (18/7), juga menyalurkan tambahan bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat (KPM) selama berlangsungnya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Tambahan dalam bentuk beras seberat sepuluh kilogram ini akan dibagikan kepada setidaknya 217 ribu KPM sesuai data Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Baik yang masuk ke dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) serta Program Keluarga Harapan (PKH).

Penyalurannya ditandai dengan pemberangkatan truk pengangkut bantuan tambahan beras PPKM di gudang Bulog Kecamatan Kediri. Disaksikan dari pihak Kanwil Bulog Bali sendiri. Serta perwakilan Dinas Sosial Provinsi Bali dan Dinas Sosial Tabanan.

Sekitar 217.000 KPM di Bali yang akan menerima tambahan beras sepuluh kilogram ini. Mereka terdiri dari sekitar 118 ribu KPM pada program BST dan 98 ribu PKH.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan, menyebutkan bahwa tambahan bantuan ini rencananya akan didistribusikan kepada 11.805 KPM program PKH dan 17.252 KPM program BST.

Selain itu, ada juga bantuan beras lima kilogram yang khusus diprogramkan Kemensos. Penerimanya adalah mereka yang di luar penerima tiga jenis bansos reguler seperti PKH, BPNT, dan BST.

“Masing-masing daerah mendapatkan bantuan tiga ribu paket masing-masing sebanyak lima kilogram. Termasuk di Tabanan,” ujar Gunawan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami