Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
14,8 Persen Balita di Buleleng Alami Stunting
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 14,8 persen balita di Kabupaten Buleleng tercatat mengalami stunting. Kondisi ini dipicu karena pemberian imunisasi dasar yang belum maksimal.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Buleleng, Nyoman Riang Pustaka pada Rabu (24/9) mengatakan, imunisasi dasar baru menyentuh angka 69 persen.
Hal ini terjadi lantaran masih banyak masyarakat yang tidak datang ke Posyandu dengan alasan sibuk bekerja. Selain itu, faktor pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tidak tepat juga ikut menjadi penyebab stunting.
"Angka Stunting di Buleleng meningkat. Penyebabnya, karena tingkat kehadiran Posyandu hanya 80 persen, pemberian imunisasi dasar diangka 67 persen. Kalau imunisasi tidak lengkap, anak bisa berpotensi sakit dan menyebabkan terhambat pertumbuhannya," jelasnya.
Riang mengakui pihaknya belum bisa menyesuaikan waktu pelaksanaan imunisasi dengan jam yang dimiliki oleh warga. Karena itu, Pemkab Buleleng akan lebih gencar melakukan sosialisasi agar pemberian imunisasi dasar bisa menyasar 100 persen balita.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna meminta seluruh OPD terkait untuk berkolaborasi dalam menurunkan angka stunting. Tahun ini, pemerintah menargetkan angka stunting bisa ditekan hingga 6 persen, dan tahun 2026 turun lagi ke angka 5 persen.
"Kita harus serius menurunkan kondisi ini, khususnya pada Balita. Saya minta OPD berkolaborasi, segera lakukan langkah-langkah strategis,” tegas Wabup Supriatna.
Ia juga mendorong agar OPD segera menyusun program percepatan penurunan stunting sehingga bisa diprioritaskan dalam APBD tahun 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2326 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan