Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
2 Babi di Karangasem Mendadak Mati, Peternak Cemas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peternak Babi di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem resah. Pasalnya sejak beberapa hari terakhir ini sejumlah hewan ternak Babi milik warga dikabarkan mati secara misterius.
Informasi yang diperoleh, gejala penyakit yang terjadi pada hewan ternak babi milik warga yang mati tersebut diawali dengan gejala berkurangnya nafsu makan hingga tidak mau makan pada ternak Babi.
Kondisi tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun biasanya akan berlangsung selama beberapa hari, sampai kemudian ternak babi menjadi lemas dan mati. Seperti yang terjadi pada ternak babi milik salah seorang peternak asal Desa Abang, Ni Ketut Putu.
Tiga ekor Babi yang dipeliharanya satu persatu mati dengan gejala yang hampir sama yaitu diawali kehilangan nafsu makan lalu lemas dan mati.
"Awalnya satu ekor mati, kemudian lanjut lagi 2 ekor juga tidak mau makan dan tadi saya lihat sudah mati ke duanya," ujar Putu kepada wartawan, Senin (24/01/2022).
Kondisi serupa juga dialami oleh peternak Babi lainnya di Desa Abang yaitu Made Gunarta. Kata Gunarta, ternak Babi miliknya mati sekitar dua minggu yang lalu sebanyak 4 ekor dengan berat kisaran 60 sampai 70 kilogram.
Saat itu, ternak Babi miliknya mati satu per satu dengan gejala yang hampir sama, tidak mau makan disertai dengan gejala telinga ternak berwarna agak kemerahan.
Sementara itu Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana saat dihubungi membenarkan bahwa memang ada beberapa ternak Babi milik warganya yang mati mendadak.
Hanya saja, yang baru ia ketahui baru dua kasus babi mati karena sakit mendadak milik tetangganya. Karena sebelumnya tidak ada laporan warga ke Desa maupun ke bagian Kesehatan Hewan Kecamatan Abang tentang kasus Babi mati tersebut.
"Saya sempat kordinasi dengan Keswan Kecamatan Abang, warga tidak ada melapor, termasuk ke Desa juga tak melapor, sehingga untuk jumlah kasusnya belum diketahui, yang saya ketahui baru ini ada 2 babi tetangga mati karena sakit mendadak," kata Sutirtayana.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 764 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun