Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
2 Warga Tewas Disambar Petir, Kapolsek: Ada yang Hidupkan HP Saat Kejadian
Jumat, 5 April 2019,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Mendoyo. 12 warga yang tengah bekerja di tengah areal persawahan Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali disambar petir. Dua diantaranya meninggal dunia, sementara sisanya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Pasca kejadian, warga yang menjadi korban sambaran petir langsung dilarikan ke Puskesmas Mendoyo dan RSU Kota Negara Jembrana. Sementara dua warga meninggal dunia akibat sambaran petir.
Korban yang meninggal dunia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Sementara korban yang selamat mengalami trauma kejut dan mengalami luka bakar ringan.
Dua warga yang meninggal berasal dari Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Mereka yang meninggal bernama Ni Luh Niarti dan Ni Luh Mi
Kejadian ini terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.15 wita. Saat itu belasan buruh yang manyi atau panen padi sedang berteduh di salah satu gubuk tengah sawah untuk beristirahat makan siang. Namun tiba tiba petir menyambar gubuk tersebut hingga 10 warga terpental dan 2 orang diantaranya meninggal di tempat.
"Saat itu ada 12 warga yang sedang berteduh, salah satu diantara mereka ada yang buka (menghidupkan) HP (telpon genggam) dan kemudian terjadi sambaran petir, 2 meninggal dunia dan ada yang pingsan. Mereka yang meninggal bernama Ni Luh Niarti dan Ni Luh Mi,"jelas Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana.
Sementara salah satu korban selamat menuturkan, kejadian berlangsung sangat cepat. Saat petir menyambar korban sudah terpental dan tidak merasakan apa apa dan hanya merasakan telinga berdengung.
"Saat itu hujan deras, ndak denger suara apa-apa, tahu-tahu sudah rebah semua dan ada yang mental (terpental). Waktu itu kami lagi istirahat sama ngopi habis "ngarit" (memotong) padi," jelas salah satu korban, Ni Ketut Diah.
Sembilan korban selamat kini masih menjalani perawatan di Puskemas Mendoyo dan RSU Negara. Kedua korban tewas langsung dipulangkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.[bbn/jim/psk]
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4114 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026