Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
20 Eks Napi Ikuti Pelatihan Mengemas Dupa
Kamis, 19 April 2018,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com.Tabanan, Sebanyak 20 orang eks narapidana mengikuti pelatihan mengemas dupa yang digelar Dinas Sosial Tabanan di Rumah Singgah di Banjar Tuakilang, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan, Kamis (19/4).
[pilihan-redaksi]
Salah satu peserta pelatihan Ida Bagus Komang Wiraguna eks narapidana kasus judi mengatakan sangat senang mengikuti pelatihan mengemas dupa. Pelatihan yang diikuti diakuinya sejalan dengan apa yang dilakukan sehari-hari terlebih dirinya sekarang ini menjadi tukang banten.
Salah satu peserta pelatihan Ida Bagus Komang Wiraguna eks narapidana kasus judi mengatakan sangat senang mengikuti pelatihan mengemas dupa. Pelatihan yang diikuti diakuinya sejalan dengan apa yang dilakukan sehari-hari terlebih dirinya sekarang ini menjadi tukang banten.
"Dupa sangat erat dengan kehidupan sehari-hari, dan saya sangat senang mengikuti," ujarnya.
Ia memiliki keinginan untuk membuat dupa sehingga bisa membantu masyarakat dalam melengkapi upakara. "Ada keinginan saya untuk bisa cara membuat, semoga saja ini menjadi langkah baik untuk kedepannya," imbuh Wiraguna yang sempat mendekam di jeruji besi selama 4 bulan karena kasus perjudian.
[pilihan-redaksi2]
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, pelatihan ini termasuk dalam Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial masuk di dana Dipa tahun 2018 dengan besaran Rp 34 Juta. Kegiatannya bernama penanganan gelandangan dan pengemis tunas sosial dan korban tindakan kekerasan. "Program rutin kami selenggarakan setiap tahunnya," ujar Gunawan.
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, pelatihan ini termasuk dalam Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial masuk di dana Dipa tahun 2018 dengan besaran Rp 34 Juta. Kegiatannya bernama penanganan gelandangan dan pengemis tunas sosial dan korban tindakan kekerasan. "Program rutin kami selenggarakan setiap tahunnya," ujar Gunawan.
Pelatihan kemas dupa tersebut diikuti sekitar 20 orang. Awalnya mereka dijajaki ke lapangan dan dari banyak masyarakat yang memiliki masalah sosial, hanya 20 orang yang mau ikut pelatihan. Disamping itu karena jumlahnya terbatas, pihaknya hanya mencari yang benar-benar minat dan menyanggupi.
"Jadi kami tak asal ambil, kami jajaki ke desa-desa," imbuhnya. Sebagai instruktur pihaknya mendatangkan pengusaha dupa asal Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. “Apabila setelah pelatihan sehari ini, ada eks narapidana mau menekuni akan dibantu untuk diarahkan. Tentu harus mengikuti pelatihan dari pengusaha dupa yang bersangkutan,” terangnya. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5452 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2301 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1099 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026