Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
39 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Karangasem, Ini Pemicunya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hingga bulan September tahun 2023, sedikitnya ada 39 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem yang terdiri dari kasus pelecehan seksual, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga penganiayaan.
Namun demikian, menurut Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem, Nyoman Budiartini, dengan jumlah kasus tersebut bisa dikatakan terjadi penurunan jika dibandingkan dengan jumlah kasus pada tahun 2022 mencapai 45 kasus.
"Meskipun lebih rendah dari tahun lalu tetapi potensi peningkatan masih bisa saja terjadi, karena untuk kasus pelecehan pada bulan Oktober belum tercatat," kata Budiartini, Rabu (25/10/2023).
Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadi pemicu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem seperti faktor ekonomi, kurangnya komunikasi dan perhatian orang tua terhadap anak serta faktor teknologi, karena saat ini semua kalangan sangat bebas dalam mengakses berbagai konten di media sosial.
"Kami mengimbau kepada remaja dan siswa untuk tetap waspada, sementara kepada orang tua agar menjaga dan memantau aktivitas anak-anaknya termasuk aktivitas dimedia sosialisasi," terangnya.
Ia juga berencana menjalin kerjasama dengan Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Karangasem untuk melaksanakan kegiatan literasi digital dengan menyasar remaja, anak SMP, SMA, dan SMK. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1438 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1092 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 933 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 829 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik