Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
45 Sawa Ikuti Ngaben Massal di Pura Dalem Trinayana
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak 45 Sawa mengikuti kegiatan ngaben massal di Pura Dalem Trinayana, Desa Jagaraga, Kuripan, Lombok Barat, Senin (1/8). Keseluruhan Sawa yang diabenkan ini berasal dari tiga desa di Kecamatan Kuripan.
Upacara Ngaben Massal ini diselenggarakan Pemdes Jagaraga di Pura Dalem Trinayana.
"Hal ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Ulang Tahun Desa Jagaraga yang ke-72," jelas I Wayan Wardika, Sekretaris Panitia Ngaben Massal Desa Jagaraga.
Tradisi Ngaben adalah sebuah tahap terakhir perjalanan manusia di bumi yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sehingga akhir-akhir ini mulai ditradisikan “Ngaben Massal” agar dapat meringankan beban biaya pengeluaran keluarga yang ditinggalkan.
Kata Wayan Wardika, walaupun harus melakukannya dengan massal, tradisi Ngaben ini tak akan mengurangi makna dari upacara yang diselenggarakan karena menyesuaikan dengan dasar agama.
Lanjut Wayan Wardika, pemerintah setempat dalam hal ini Pemdes Jagaraga, mendorong masyarakatnya dan mengapresiasi penyelenggaraan tradisi Ngaben Massal ini agar dapat berjalan lancar.
Diawali dengan pembacaan Puja Astuti oleh Jro Mangku I Dewa Putu, juga laporan Ketua panitia ngaben massal, I Gede Rena.
Sambutan juga disampaikan dari Kepala Desa Jagaraga, M Hasyim ST, serta oleh Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid turut hadir.
Selain Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, kegiatan ngaben massal ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Lombok Barat dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kegiatan ngaben massal yang diselenggarakan oleh pemdes Jagaraga ini. Gubernur Zul mengaku turut senang hadir pada kegiatan tersebut.
Gubernur Zul berpesan walaupun dengan segala perbedaan yang ada khususnya masyarakat NTB, tali persaudaraan dan persahabatan harus terus terjalin.
“Walupun kita berbeda keyakinan, beda suku, beda warna kulit sekalipun, kita harus tetap menjaga tali persaudaraan, persahabatan dan toleransi antar agama,” ucapnya.
Gubernur juga berharap ke depannya dapat terus bersilaturahim serta hadir pada kegiatan-kegiatan lainnya sehingga tali persaudaraan bisa tetap terjalin.
Baca juga:
Dewa 19 Tutup Konser di Lombok
"Mudah-mudahan dengan acara seperti ini, kita bisa terus saling mendukung di dunia dan seterusnya sampai pada kemudian hari.
"Atas nama Pemerintah Provinsi NTB kami mengucapkan terima kasih. NTB adalah milik kita bersama, mari jalin terus rasa toleransi antar agama," pesannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 803 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 697 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 517 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 499 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik