Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
5 Kapolsek dan 2 Kasat Akhirnya Digeser
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akhirnya 5 Kapolsek yang bertugas di wilayah hukum Gianyar digeser dari jabatannya. Alasannya pun sudah umum, yaitu untuk penyegaran.Hal ini terungkap dalam serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Gianyar, Senin (30/3). Adapun Kapolsek yang digeser tersebut diantaranya Kapolsek Payangan, AKP A.A Sena, Kapolsek Sukawati, AKP Bima Aria Viyasa, Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnatha, Kapolsek Ubud, AKP Dewa Putra serta Kapolsek Blahbatuh, AKP Imam Tauhid.
Selain Kapolsek, dua Kasat yakni Kasat Lantas, AKP I Made Rustawan dan Kasat Intel, AKP I Made Gama juga disegarkan.
Seperti yang disampaikan oleh Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana seijin Kapolres Gianyar, AKBP I Nyoman Astawa, adapun pengganti para Kapolsek tersebut, khusus untuk Kapolsek Payangan diisi oleh Iptu I Gusti Putu Enteg, Kapolsek Sukawati diisi oleh AKP Ventie Bernad Musak, SIK, Kapolsek Ubud diisi oleh AKP A.A Sena, Kapolsek Blahbatuh diisi oleh Iptu I Wayan Winajanaya, Kapolsek Kota Gianyar diisi oleh AKP I Gde Putu Putra Astawa. Sedangkan untuk Kasat Intel sendiri dipegang oleh Iptu Eko Wahyu Fredian, SIK, sedangkan Kasat Lantas dipegang oleh Mantan Kapolsek Sukawati, AKP Bima Aria Viyasa.
“Mutasi ini sudah biasa dilakukan, intinya untuk penyegaran, “ kata Pahumas Sujana ketika ditanya mengenai alasan penggeseran jabatan ini.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 259 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 180 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 153 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun