Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
5 KK Transmigran Buleleng ke Sumba Timur Resmi Dilepas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) dengan total 20 anggota keluarga transmigran asal Buleleng menuju Sumba Timur secara resmi dilepas.
[pilihan-redaksi]
Sebelum menuju lokasi transmigrasi, pada Minggu 24 Nopember 2019 nanti transmigran akan diberangkatkan menuju Denpasar untuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian perlengkapan.
Kelima KK transmigran asal Buleleng secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, SE, mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST, di Aula Kantor Disnaker Kabupaten Buleleng, Rabu (20/11).
Kemudian pada Senin, 25 November 2019 transmigran asal Buleleng bersama dengan seluruh transmigran asal Bali akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali. Ditemui usai pelepasan, Kadis Dwi Priyanti menjelaskan sebenarnya peminat program transmigrasi di Kabupaten Buleleng cukup banyak.
Tetapi kuota yang disediakan untuk Provinsi Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng sangat terbatas. Begitu pula, banyak yang masih belum memenuhi syarat. Akhirnya setelah dilakukan seleksi serta kelengkapan dokumen, lima KK dinyatakan lulus.
“Sebelum kami menerima pendaftaran, kami cek terlebih dahulu lokasi yang diinfokan dari pemerintah pusat yaitu di Sumba Timur, kemudian baru kami sosialisasikan,” jelasnya.
Hal yang melatarbelakangi warga yang ingin bertransmigrasi, lanjut Dwi Priyanti, kebanyakan dari mereka ingin merubah pola hidup. Mengembangkan ilmu pertanian yang dimiliki dan harapan dapat meningkatkan derajat keluarga yang tinggi juga menjadi alasan. Selain itu juga, salah satu faktor yang mendorong transmigran yaitu karena faktor ekonomi. Hal ini dikarenakan sebagian besar transmigran merupakan keluarga yang kurang mampu.
Dana untuk keberangkatan transmigran ini bersumber dari pemerintah pusat. Tugas Disnaker Buleleng hanya mensosialisasikan dan menyiapkan transmigrannya saja. Dengan tetap meperhatikan kuota yang diberikan dari Pemerintah Provinsi.
“Kami berharap semoga di daerah yang baru mereka bisa beradaptasi dengan penduduk lokal di sana, dan tetap menjaga nama baik Buleleng,” ujar Dwi Priyanti.
Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, salah satu warga transmigran, I Gede Ariyasa asal Desa Galungan, Kecamatan Sawan mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Dengan difasilitasi pemerintah, warga transmigran yang akan menuju Sumba Timur bisa diberangkatkan.
“Tujuan saya bertransmigrasi adalah untuk menambah aset, dan merubah pola hidup yang sebelumnya di kampung, saya sering bermalas-malasan, semoga di daerah yang baru bisa lebih mengembangkan diri,” tandasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1594 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1205 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1173 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1052 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah