Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
5 Pelaku Begal Akibatkan Korban Dapat 20 Jahitan Ditangkap
BERITABALI.COM, NTB.
Pelaku begal yang menyayat leher remaja di wilayah Desa Tanak Gadang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur hingga mendapat 20 jahitan, akhirnya ditangkap Tim Puma Polres Lombok Timur, Jumat (17/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
Lima pelaku berhasil digelandang, termasuk satu orang penadah. Pelaku ditangkap di wilayah Desa Kidang kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, di rumahnya masing masing tanpa perlawanan.
Termasuk mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor milik pelaku, yang digunakan saat beraksi, dua handphone milik korban, serta sebilah pisau milik pelaku yang digunakan mengancam korban.
Keempat pelaku dan penadah tersebut, yaitu Da (25 tahun), Nu (20 tahun), Kar (20 tahun), Ba (21 tahun) kesemuanya berprofesi sebagai nelayan, warga Desa Kidang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah. Serta penadah yaitu Acip (35 tahun) warga Kidang juga.
Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono melalui Kasat Reskrim Iptu M Fajri saat dikonfirmasi, membenarkan, pihaknya berhasil mengungkap pelaku pembegalan yang terjadi di wilayah kecamatan Pringgabaya beberapa hari lalu.
"Empat pelaku berhasil ditangkap, termasuk penadahnya, serta amankan barang bukti berupa dua sepeda motor, yang digunakan beraksi, dua buah HP dan pisau yang digunakan menodong korban," sebut Fajri.
"Para pelaku dan penadah saat ini, sedang jalani proses hukum, termasuk pengembangan kasus lainnya," ucap Fajri.
Keempat pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara, sedangkan penadah di jerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara.
Seorang remaja asal Dusun Bagek Lawang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur bernama Fendi menjadi korban keganasan pelaku begal, pada Minggu malam (12/12) di sebelah timur simpang empat SMPN 4 Pringgabaya atau jalan masuk ke Dusun Bagek Lawang.
Leher Fendi mengalami luka sayatan yang cukup panjang dan dalam oleh pisau begal tersebut sehingga membutuhkan sekitar 20 jahitan.
Fendi menceritakan, pembegalan terhadap dirinya itu bermula saat Ia pulang mengantar kakak perempuannya membeli bahan dagangan di Pohgading. Setibanya di Kantor Desa Kerumut, lanjutnya, Ia diikuti oleh dua orang yang mengendarai Motor Vario CW warna paduan Putih dan Merah Muda (Pink -red).
Dan saat masuk ke Dusun Bagek Lawang itu, (belok kiri di simpang 4 SMPN -red), lanjut Fendi, Ia langsung dipepet dan dihadang oleh pelaku, kemudian menodongkan pisau ke leher kakaknya yang duduk di belakang.
Setelah itu, pelaku meminta mereka untuk mengeluarkan semua barang berharga, sembari pisaunya yang tajam tersebut masih melekat di leher kakaknya.
"Karena saya khawatir begal itu mau menyayat leher kakak saya, makanya saya coba untuk melawan dengan menendang pelaku, tapi pisau itu malah menyasar leher saya," tuturnya
Fendi mengaku sempat tak sadar kalau dirinya terluka. Ia baru tahu itu setelah memegang lehernya dan melihat bercak darah di tangannya.
Adapun barang berharga yang berhasil diambil oleh pelaku, kata Fendi, ialah kalung emas milik kakaknya, senilai Rp 3,5 juta. Pelaku kemudian kabur ke arah Dusun tersebut.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1045 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik