Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
5 Tahun Terakhir, Pengunjung Turun 30%
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jumlah pengunjung ke Museum Subak Sanggulan Tabanan dalam lima tahun terakhir terus merosot. Betapa tidak, pada 2004 jumlah pengunjungnya mencapai 7.429 orang, tapi selama tahun 2008 hanya menerima kunjungan 2.664 orang.
Dari data yang tercatat di Museum Subak, ternyata penurunan paling tinggi terjadi di kalangan wisatawan domestik. Seangkan di kalangan wisatawan mancanegara relatif stabil walau terjadi fluktuasi.
Data pada 2004 misalnya, dari total pengunjung sebanyak 7.429 orang, wisatawan domestiknya mencapai 6.319 orang, sedangkan wismannya 1.110 orang. Dan pada tahun kunjungan 2008 kemarin, dari totalnya yang mencapai 2.664 orang, wisatawan domestiknya sangat melorot yakni menjadi hanya 1.427 orang, sedangkan wismannya sebanyak 1.237 orang.
Kepala UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan, Putu Sri Ratnawati,SST belum bisa memastikan sebab-sebabnya. Namun penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir diperkirakan akibat terjadinya krisis keuangan global.
Dari pantauan Beritabali.com, penurunan kunjungan ini diduga minimnya fasilitas pendukung di tempat ini. Misalnya, ketiadaan restoran atau rumah makan, tidak ada kios penjual cenderamata, termasuk tidak ada atraksi hiburan baik yang tradisional maupun yang modern.
Jadi, praktis keberadaan Museum Subak ini menjadi kurang lengkap, kecuali pengunjung hanya sebatas bisa menyaksikan aneka macam benda atau perkakas pertanian dan perabotan tradisional hidup manusia masa lalu.
Kepala UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan, Putu Sri Ratnawati,SST belum bisa memastikan sebab-sebab penurunan angka kunjungannya ke Museum Subak tersebut. Namun penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir bisa jadi diduga ada pengaruhnya akibat dampak krisis keuangan global."Saya termasuk baru di sini (Kepala UPTD, red), jadi masih menyesuaikan diri," ujar Ratnawati.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1367 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1041 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 886 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik