Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
5,2% Korban Perdagangan Manusia Terinveksi HIV
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hasil study Lembaga program pembangunan dunia (UNDP) tercatat sekitar 5,2% dari korban perdagangan manusia dari Indonesia terinfeksi HIV/AIDS. Selain itu perempuan asal Indonesia merupakan perempuan yang paling banyak menjadi korban perdagangan manusia di kawasan Asia Tenggara mencapai 61,4 persen dan 32,7 diantaranya diperdagangkan ke Malaysia.
Koordinator Program HIV/AIDS UNDP Kawasan Asia-pasifik Caitin Wiesen Antin pada keteranganya di Nusa Dua, Rabu (12/8) mengungkapkan korban perdagangan manusia terinfeksi HIV/AIDS akibat mengalami kekerasan seksual rata-rata selama 1 tahun. Sebab para korban perdagangan manusia ini lebih banyak dipekerjakan sebagai pekerja seks dengan jumlah pelanggan yang cendrung terus meningkat.
Caitin Wiesen merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia untuk bekerjasama dengan organisasi-organisasi antiperdagangan manusia untuk menekan perdagangan manusia dan penularan HIV/AIDS.
“Langkah yang harus dilakukan adalah melihat dari sisi hak azasi manusia dan pendekatan pemberdayaan. Satu pendekatan yang harus dilakukan adalah bekerjasama dengan organisasi-organisasi pekerja seks. Dialog dengan komunitas kesehatan public, komunitas anti perdagangan manusia dan komunitas lainnya,†jelas Caitin Wiesen Antin.
Koordinator Program HIV/AIDS UNDP Kawasan Asia-pasifik Caitin Wiesen Antin menambahkan korban perdagangan manusia rata-rata mengalami eksploitasi seksual pada umur dibawah 15 tahun. Dimana jumlahnya korban perdagangan manusia yang berumur dibawah 15 tahun mencapai 24,5%. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli