Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
5.231 Krama Desa Adat Kedonganan Terima Daging "Mepatung"
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meskipun di tengah pandemi Covid-19 dan dalam rangkaian menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, LPD Desa Adat Kedonganan tetap menjalankan tradisi "Mepatung" diperuntukan kepada 5231 krama desa adat.
Adapun masing-masing krama desa adat mendapatkan total masing-masing 1 Kg daging babi, 2,5 kg daging ayam dan beras sebanyak 10 kg. Jumlah dana yang dikeluarkan untuk pembagian saat ini sebesar Rp.677.111.700 dengan total daging babi dan ayam sebanyak 10.342 Kg (10 ton) dan lebih dari 29.000 kg beras.
"Dalam rangkaian menyambut hari raya galungan dan kuningan kegiatan yang bersifat rutinitas tetap kami selenggarakan setiap 6 bulan sekali dalam melestarikan tradisi “mepatung” di desa adat kedonganan. Ini wujud nyata dari konsep panca kreta. (kreta angga, kreta warga, kreta desa, kreta wisesa, lan kreta bhuwana) untuk saat ini kami memberikan untuk “kreta angga” berupa voucher senilai Rp 150.000, Daging, Beras 10 Kg, bagi krama yang memiliki saldo simpanan berjangka sebesar Rp.200.000.000 sampai dengan kurang dari 300.000.000," papar Ketua LPD Kedonganan, I Ketut Madra, Senin,(12/4) di Desa setempat.
Sedangkan untuk voucher senilai Rp200.000, Daging, Beras 10 Kg, bagi krama yang memiliki saldo simpanan berjangka sebesar Rp.300.000.000 sampai dengan kurang dari 500.000.000, voucher senilai Rp250.000, daging, Beras 10 Kg, bagi krama yang memiliki saldo simpanan berjangka sebesar Rp.500.000.000 ke atas dimana saldo tersebut wajib mengendap minimal 1 tahun.
Bagi krama tamiu yang memiliki pengendapan tabungan sebesar diatas Rp. 10.000.000 dan deposito diatas Rp.50.000.000 diberikan daging 3,5 kg dan beras 10 kg.
"Total krama tamiu yang mendapatkan manfaat tersebut sebanyak 1.405 krama," jelasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli