Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
9 Ribu Warga Bali Alami Gangguan Jiwa Berat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sekitar 9 ribu warga Bali kini diperkirakan mengalami gangguan jiwa berat. Dari jumlah tersebut, 350 warga hidup dalam pasungan. Hal ini disampaikan Prof Dr dr LK Suryani, Ketua Suryani Institue for Mental Health, di Gianyar (19/8/2014), usai pembukaan pameran foto internasional "Terpasung di Pulau Surga".
Menurut Suryani, berdasar survey yang dilakukannya, jumlah penderita gangguan jiwa di Bali cenderung meningkat.
"Cukup banyak pasien gangguan jiwa di Bali. Hasil survey menunjukkan, tadinya ada 7 ribu, kini ada 9 ribu penderita gangguan jiwa berat di Bali. 350 diantaranya, hidup dipasung atau dirantai. Dikurung di kamar, tidak diberi ijin keluar rumah, juga kisa sebut dipasung,"ujarnya.
Suryani menyatakan pihaknya kini mencoba pengobatan model baru bagi pasien gangguan jiwa, yakni dengan mengedepankan pendekatan ke masyarakat dengan cara mendatangi pasien ke rumahnya.
"Kita bantu para penderita gangguan jiwa ini, Setelah ditangani, diberi penerangan ke keluarganya, apa gangguan yang dialami, cara pakai obat, cara turunkan atau naikkan dosis, perlu kita beri penerangan,"terangnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 468 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 372 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 304 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan