Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




93 Kasus, Virus Cikungunya Serang Tabanan

Senin, 30 Mei 2022, 09:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/93 Kasus, Virus Cikungunya Serang Tabanan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Virus cikungunya sejak beberapa bulan terakhir mulai banyak ditemukan di Tabanan. 

Data dari Dinas Kesehatan Tabanan sejak awal tahun ini sudah ada 93 kasus tersebut. Paling banyak ditemukan di Desa Pandak Gede hingga 28 kasus pada Januari 2022. 

“Sedang terjadi perubahan musim. Cikungunya juga bersamaan dengan kasus demam berdarah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr I Nyoman Susila Minggu, (29/5). 

Selain itu, Pada Januari 2022 kasus cikungunya juga ditemukan di Meliling, Kerambitan sebanyak 22 kasus, Kerambitan tiga kasus. Pada Februari 2022 nihil kasus ini pada catatan Dinas Kesehatan Tabanan. 

“Pada Maret ditemukan satu kasus di Abiantuwung, Kediri,” ujarnya. 

Susila menyebutkan, pada Mei kasus cikungunya kembali meningkat menjadi 40 kasus, ditemukan satu kasus di Kerambitan, 17 kasus di Abiantuwung Kaja dan 22 kasus di Abiantuwung Kelod.

“Ini hampir terjadi setiap tahunnya,” ujarnya. 

Susila berpesan agar masyarakat tetap memnerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Pihaknya saat ini melakukan pencegahan dan atisipasi penyebaran virus cikungunya dan demam berdarah dengan menggiatkan fogging atau pengasapan. 

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan juga memberikan atensi terhadap meningkatnya kasus cikungunya. 

Mereka melakukan penyuluhan tentang meningkatnya kasus cikungunya di Desa Delod Peken pada Minggu, (29/5) bersama PMI Provinsi Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami