Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
ABK Yacht Hilang di Perairan Banyuwedang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Yacht Turmalin 384310 dilaporkan hilang di perairan Pantai Pasir Putih Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Hingga Rabu (1/7/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui berinisial RTK (17), warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Senin (29/6) sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu korban turun dari Kapal Yacht Turmalin menuju Pantai Pasir Putih Banyuwedang menggunakan sebuah speed boat berwarna oranye. Korban diketahui dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.
Beberapa jam kemudian, korban diduga hendak kembali menuju kapal. Namun hingga Selasa siang, korban tidak kunjung tiba. Speed boat yang digunakannya kemudian ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga, sementara keberadaan korban belum diketahui.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa pukul 06.40 WITA. Setelah menerima informasi, tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng langsung diberangkatkan menuju lokasi.
"Pencarian pertama mulai dilakukan pada Rabu pagi, dengan menggunakan satu unit rubber boat," ujarnya.
Selama kurang lebih tiga jam penyisiran di laut, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dilanjutkan pada siang hari dengan mengerahkan satu unit rubber boat dan satu unit sekoci kapal untuk memperluas area pencarian.
Selain penyisiran di permukaan laut, tim SAR juga melakukan pencarian bawah air menggunakan peralatan snorkeling dan diving. Dua personel diturunkan untuk menyelam hingga kedalaman sekitar 10 meter.
Namun, proses penyelaman menghadapi kendala akibat jarak pandang di bawah laut yang hanya berkisar dua meter, sehingga membatasi efektivitas pencarian.
Di sisi lain, tim pencarian darat turut menyisir sepanjang bibir Pantai Pasir Putih Banyuwedang guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke pesisir.
Hingga operasi pencarian hari pertama berakhir, korban masih belum ditemukan. Pencarian melibatkan personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, TNI AL, Polairud, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerokgak, BPBD Buleleng, Satpol PP Gerokgak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta keluarga dan rekan korban.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2953 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun