Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Air Mengandung Racun, Produksi Udang Menurun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pencarian ikan dengan racun tidak hanya membahayakan biota air saja namun juga merugikan para petani tambak, khususnya udang. Pasalnya, racun-racun yang ditebar pada air itu ikut masuk ke dalam tambak dan meracuni seisi tambak udang sehingga kerap berujung pada kematian seisi tambak. Pencarian ikan dengan racun
Masih terjadinya pencarian ikan dengan menggunakan racun membuat para petani tambak udang menjerit. Pasalnya, air yang mengandung racun ikut mengalir ke dalam tambak sehingga ikut membunuh udang-udang yang ditebar pada areal tambak. "Harus terus menerus dilakukan sosialisasi kepada para pencari ikan bahwa tindakannya mencari ikan menggunakan racun maupun setrum adalah melanggar aturan," ujar Kepala Bidang Perikanan, Ketut Erawati, Rabu (19/1).
Selain persoalan racun, budidaya udang juga masih sangat rentan dengan penyakit yang kerap membuat udang-udang tersebut mati sebelum masa panen. "Budidaya udang masih rentan dengan penyakit, sehingga produksi udang menurun," tambah Erawati.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1422 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1080 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 922 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 817 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik