Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Alami Kerusakan, Separuh KMP Ngedok
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seminggu belakangan ini penyeberangan Jawa-Bali melalui Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk hanya dilayani oleh 7 Kapal Motor Penumpang (KMP) dari 14 KMP yang ada. Pasalnya, separuh KMP sedang diperbaiki (ngedok) dengan makan waktu sebulan.
Dari informasi yang dikumpulkan ketujuh KMP tersebut diperbaiki lantaran mengalami kerusakan atau untuk mengecek kondisinya apakah masih laik layar atau tidak lantaran beberapa kapal diantaranya merupakan kapal tua.
Ketujuh kapal yang ngedok ini berusia rata-rata belasan tahun bahkan ada yang berusia puluhan tahun, seperti KMP Edha yang telah berusia 42 tahun dan KMP Pratitha yang sudah berumur 41 tahun.
“Kira-kira untuk masing-masing kapal perlu waktu sebulan untuk masuk dok atau mungkin lebih kalau jika ada bagian kapal yang rusak atau menunggu antrian di galangan kapal,â€ujar seorang petugas penyebrangan. Jika nantinya terjadi lonjakan penumpang, bisa dipastikan akan terjadi antrean.
Manager Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi, Rabu (6/5) membenarkan hal tersebut. Menurut Ospar, didoknya ketujuh KMP tersebut lantaran memang sudah jadwalnya untuk memeriksa kondisi kapal.
“Aturannya, setahun sekali harus ngedok waktunya bisa sebulan atau lebih untuk memeriksa semua komponen kapal. Jika ada kerusakan akan diperbaiki. Selain itu juga mengecek apakah kapal tersebut masih layak berlayar atau tidak,†terangnya.
Ospar menegaskan meski ada 7 KMP yang masuk dok, pihaknya yakin tidak akan menggangu penyeberangan sebab saat ini kondisi penumpang masih normal dan belum terjadi lonjakan.
“Kita sengaja memilih jadwal ngedok saat ini karena musim liburan belum tiba sehingga kecil kemungkinan akan terjadinya lonjakan penumpang. Ketika musim libur tiba, kapal-kapal tersebut siap melayani penyebrangan,†pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli