Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Alutsista Kodim Jembrana Disucikan pada Rahina Tumpek Landep
Sabtu, 25 Mei 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Peringatan Rahina Tumpek Landep di Kodim Jembrana yang dipuput oleh Jero Mangku Serma Ida Bagus Priada diawali dengan proses persembahyangan dilanjutkan upacara pada peralatan kantor di Kantor Makodim 1617/Jembrana pada Sabtu (25/5)
[pilihan-redaksi]
Ketua Umat Hindu Kodim Jembrana Mayor Inf Ngakan Made Marjana menjelaskan, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi dan manah (pikiran). Dengan demikian Umat Hindu selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai-nilai agama.
Ketua Umat Hindu Kodim Jembrana Mayor Inf Ngakan Made Marjana menjelaskan, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi dan manah (pikiran). Dengan demikian Umat Hindu selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai-nilai agama.
“Dengan pikiran yang suci, umat mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk”, ujarnya.

Tumpek Landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. Upacara ini digelar setelah hari raya Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan. Jadi setelah memperingati Hari Raya Saraswati sebagai perayaan turunnya ilmu pengetahuan, maka setelah itu Umat Hindu memohonkan agar ilmu pengetahuan tersebut bertuah atau memberi ketajaman pikiran dan hati.
Pada hari Tumpek Landep juga dilakukan upacara pembersihan dan penyucian aneka pusaka leluhur seperti keris, tombak dan sebagainya dan masyarakat awam sering menyebut Tumpek Landep sebagai otonan besi atau upacara untuk menyucikan seluruh benda yang berbahankan besi seperti motor, mobil dan peralatan kerja.

Lebih lanjut dikatakan Tumpek Landep itu sendiri lebih menitikberatkan agar umat selalu ingat untuk mengasah pikiran (manah), budhi dan citta. Dengan manah, budhi dan citta yang tajam diharapkan umat dapat memerangi kebodohan, kegelapan dan kesengsaraan.
“Ritual Tumpek Landep sesungguhnya mengingatkan umat untuk selalu menajamkan manah (pikiran) sehingga mampu menekan perilaku butakala (kejahatan) yang ada di dalam diri sendiri”, ujarnya. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026