Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Anas Bantah Punya Uang Rp 2 Triliun di Singapura
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah disebut mempunyai uang Rp2 triliun di British Virgin Island, yang mengatasnamakan Muhammad Rahmad. Hal itu terkait tudingan mantan bendahara umum partai tersebut, M Nazaruddin. "Kok berita bohong sampean (anda) percaya," kata Anas usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1).
Soal Rahmad, Anas mengaku dirinya berkawan dengan mantan wakil direktur eksekutif Partai Demokrat itu. Namun, perkawanan tersebut bukan berdasarkan alasan berbisnis. "Iya perkawanan. Nggak ada (bisnis). Mungkin Nazar yang ada (bisnis)," ujar mantan ketua umum PB HMI itu. Dia pun menampik saat ditelisik apakah tambang batubara di Kalimantan, menjadi sarang duitnya selama ini. "Ada lagi sampean ini," tandasnya.
Untuk diketahui, Rahmad sendiri adalah loyalis Anas Urbaningrum, dan sudah diperiksa. Rahmad disebut-sebut sebagai bendahara nonstruktural, yang diduga mengetahui uang Anas disimpan.
Uang itu disebut-sebut berasal dari setoran kader Partai Demokrat yang hendak mengajukan diri menjadi calon kepala daerah. Uang setoran disimpan Anas melalui Rahmad di Singapura dan British Virgin Island.
British Virgin Island sendiri diketahui sebagai tempat pencucian uang. Sebelumnya, nama British juga muncul dalam persidangan kasus Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan