Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 2 Agustus 2026
Ancam Blokir Akses Ke Pelabuhan
Negara
Senin, 27 Juli 2009,
21:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketika puluhan perwakilan pedagang, asongan dan ojek korban gusuran ASDP di Gilimanuk neglurug ke Kantor DPRD Jembrana, mereka menyampaikan tuntutannya. Dalam salah satu tuntutannya mereka menebar ancaman akan menutup akses menuju Pelabuhan Gilimanuk.
I Nyoman Wiriasa, selaku Aliansi Masyarakat Gilimanuk, menyampaikan tuntutan dan gugatan kepada PT Indonesia Ferry (ASDP) yang dinilai telah merugikan masyarakat Gilimanuk dengan melarang msyarakat mencari nafkah di pelabuhan.
Mereka menuding ASDP telah berbuat ekstrim dan tidak senonoh terhadap masyarakat Gilimanuk dengan melarang mereka masuk pelabuhan. Mereka meminta agar anggota DPRD menindaklanjuti masalah yang sifatnya emergensi itu atau supaya secepatnya masyarakat Gilimanuk bisa mencari nafkah seperti semula.
“Jika gugatan kami tidak dipenuhi oleh pihak PT Indonsia Ferry atau ASDP, kami sebagai Aliansi Masyarakat Gilimanuk akan memblokir jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang,†ancamnya.
Selain itu jika tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka juga akan mohon kepada semua DPRD yang ada di seluruh Indonesia baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk bisa memindahkan terminal Gilimanuk lebih jauh dari pelabuhan, misalnya ke terminal lama, ke Gelung Kori atau Cekik.
Sementara itu, Sutrisno yang mewakili Aliansi Masyarakat Gilimanuk Menggugat, juga menyampaikan tuntutannya dengan mengatakan kalau mereka tidak setuju dilakukan relokasi pedagang ke parkir manuver.
“Apa salah kami yang sudah sangat lama berjualan di pelabuhan sehingga kami diusir dari tempat kami mencari nafkah. Kami tegaskan kalau aksi kami tidak ditunggangi siapa-siapa. Itu hanya isu saja untuk menjatuhkan kami,†ujarnya.
Mereka juga mendesak agar DPRD Jembrana secepatnya mencarikan solusi terbaik mengingat keuarga dan anak-anak mereka butuh makan setiap hari. “Kami masih bisa menahan lapar tapi anak-anak kami apakah bisa tahan. Tindakan nyata dari bapak-bapak di dewan sangat kami nantikan,†harapnya. (dey)
I Nyoman Wiriasa, selaku Aliansi Masyarakat Gilimanuk, menyampaikan tuntutan dan gugatan kepada PT Indonesia Ferry (ASDP) yang dinilai telah merugikan masyarakat Gilimanuk dengan melarang msyarakat mencari nafkah di pelabuhan.
Mereka menuding ASDP telah berbuat ekstrim dan tidak senonoh terhadap masyarakat Gilimanuk dengan melarang mereka masuk pelabuhan. Mereka meminta agar anggota DPRD menindaklanjuti masalah yang sifatnya emergensi itu atau supaya secepatnya masyarakat Gilimanuk bisa mencari nafkah seperti semula.
“Jika gugatan kami tidak dipenuhi oleh pihak PT Indonsia Ferry atau ASDP, kami sebagai Aliansi Masyarakat Gilimanuk akan memblokir jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang,†ancamnya.
Selain itu jika tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka juga akan mohon kepada semua DPRD yang ada di seluruh Indonesia baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk bisa memindahkan terminal Gilimanuk lebih jauh dari pelabuhan, misalnya ke terminal lama, ke Gelung Kori atau Cekik.
Sementara itu, Sutrisno yang mewakili Aliansi Masyarakat Gilimanuk Menggugat, juga menyampaikan tuntutannya dengan mengatakan kalau mereka tidak setuju dilakukan relokasi pedagang ke parkir manuver.
“Apa salah kami yang sudah sangat lama berjualan di pelabuhan sehingga kami diusir dari tempat kami mencari nafkah. Kami tegaskan kalau aksi kami tidak ditunggangi siapa-siapa. Itu hanya isu saja untuk menjatuhkan kami,†ujarnya.
Mereka juga mendesak agar DPRD Jembrana secepatnya mencarikan solusi terbaik mengingat keuarga dan anak-anak mereka butuh makan setiap hari. “Kami masih bisa menahan lapar tapi anak-anak kami apakah bisa tahan. Tindakan nyata dari bapak-bapak di dewan sangat kami nantikan,†harapnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 259 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 180 Kali
03
04
05
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 153 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026