Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ancam Blokir Akses Ke Pelabuhan
Negara
Senin, 27 Juli 2009,
21:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketika puluhan perwakilan pedagang, asongan dan ojek korban gusuran ASDP di Gilimanuk neglurug ke Kantor DPRD Jembrana, mereka menyampaikan tuntutannya. Dalam salah satu tuntutannya mereka menebar ancaman akan menutup akses menuju Pelabuhan Gilimanuk.
I Nyoman Wiriasa, selaku Aliansi Masyarakat Gilimanuk, menyampaikan tuntutan dan gugatan kepada PT Indonesia Ferry (ASDP) yang dinilai telah merugikan masyarakat Gilimanuk dengan melarang msyarakat mencari nafkah di pelabuhan.
Mereka menuding ASDP telah berbuat ekstrim dan tidak senonoh terhadap masyarakat Gilimanuk dengan melarang mereka masuk pelabuhan. Mereka meminta agar anggota DPRD menindaklanjuti masalah yang sifatnya emergensi itu atau supaya secepatnya masyarakat Gilimanuk bisa mencari nafkah seperti semula.
-uJika gugatan kami tidak dipenuhi oleh pihak PT Indonsia Ferry atau ASDP, kami sebagai Aliansi Masyarakat Gilimanuk akan memblokir jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang,- ancamnya.
Selain itu jika tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka juga akan mohon kepada semua DPRD yang ada di seluruh Indonesia baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk bisa memindahkan terminal Gilimanuk lebih jauh dari pelabuhan, misalnya ke terminal lama, ke Gelung Kori atau Cekik.
Sementara itu, Sutrisno yang mewakili Aliansi Masyarakat Gilimanuk Menggugat, juga menyampaikan tuntutannya dengan mengatakan kalau mereka tidak setuju dilakukan relokasi pedagang ke parkir manuver.
-uApa salah kami yang sudah sangat lama berjualan di pelabuhan sehingga kami diusir dari tempat kami mencari nafkah. Kami tegaskan kalau aksi kami tidak ditunggangi siapa-siapa. Itu hanya isu saja untuk menjatuhkan kami,- ujarnya.
Mereka juga mendesak agar DPRD Jembrana secepatnya mencarikan solusi terbaik mengingat keuarga dan anak-anak mereka butuh makan setiap hari. -uKami masih bisa menahan lapar tapi anak-anak kami apakah bisa tahan. Tindakan nyata dari bapak-bapak di dewan sangat kami nantikan,- harapnya. (dey)
I Nyoman Wiriasa, selaku Aliansi Masyarakat Gilimanuk, menyampaikan tuntutan dan gugatan kepada PT Indonesia Ferry (ASDP) yang dinilai telah merugikan masyarakat Gilimanuk dengan melarang msyarakat mencari nafkah di pelabuhan.
Mereka menuding ASDP telah berbuat ekstrim dan tidak senonoh terhadap masyarakat Gilimanuk dengan melarang mereka masuk pelabuhan. Mereka meminta agar anggota DPRD menindaklanjuti masalah yang sifatnya emergensi itu atau supaya secepatnya masyarakat Gilimanuk bisa mencari nafkah seperti semula.
-uJika gugatan kami tidak dipenuhi oleh pihak PT Indonsia Ferry atau ASDP, kami sebagai Aliansi Masyarakat Gilimanuk akan memblokir jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang,- ancamnya.
Selain itu jika tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka juga akan mohon kepada semua DPRD yang ada di seluruh Indonesia baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk bisa memindahkan terminal Gilimanuk lebih jauh dari pelabuhan, misalnya ke terminal lama, ke Gelung Kori atau Cekik.
Sementara itu, Sutrisno yang mewakili Aliansi Masyarakat Gilimanuk Menggugat, juga menyampaikan tuntutannya dengan mengatakan kalau mereka tidak setuju dilakukan relokasi pedagang ke parkir manuver.
-uApa salah kami yang sudah sangat lama berjualan di pelabuhan sehingga kami diusir dari tempat kami mencari nafkah. Kami tegaskan kalau aksi kami tidak ditunggangi siapa-siapa. Itu hanya isu saja untuk menjatuhkan kami,- ujarnya.
Mereka juga mendesak agar DPRD Jembrana secepatnya mencarikan solusi terbaik mengingat keuarga dan anak-anak mereka butuh makan setiap hari. -uKami masih bisa menahan lapar tapi anak-anak kami apakah bisa tahan. Tindakan nyata dari bapak-bapak di dewan sangat kami nantikan,- harapnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5968 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026