Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Anggota Polres Karangasem Babak Belur Dipukuli Preman
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang anggota Polres Karangasem, babak belur setelah dihajar preman. Pemicunya sepele, hanya karena ia menyalip mobil yang dikendarai preman.
Iptu I Nengah Mulyadi tak menyangka jika ia akan babak belur dihajar preman. Apalagi penyebabnya sepele, yakni gara-gara menyalip mobil yang dikendarai preman berinisial NS, saat hendak menuju Polres Karangasem.
Tak terima disalip oleh Mulyadi, NS menghetikan paksa mobil Mulyadi. Saat Mulyadi membuka kaca mobilnya, NS langsung melancarkan tinjunya berkali-kali di wajah Mulyadi. Akibatnya wajah anggota polisi ini pun babak belur. Kasubag Humas Polres Karangasem, Ajun Komisaris Made Wartama mengatakan, pemukulan itu dipicu ketersinggungan preman NS. "NS tidak terima mobilnya disalip.
Dia mengejar dan menghentikan paksa mobil korban. Saat korban membuka kaca mobilnya, NS langsung memukuli," kata Wartama,(5/10/2012). Saat terjadi pemukulan, Mulyadi sempat mengatakan jika dirinya adalah anggota kepolisian. Namun hal itu tidak menciutkan nyali NS. "Anggota kami sempat mengatakan jika dirinya adalah anggota kepolisian. Tapi NS mengatakan tidak takut sambil terus memukuli," tutur Wartama. NS ditangkap polisi di sekitar Kecamatan Kubu, Karangasem.
Dari pemeriksaan sementara terungkap bahwa NS juga seorang yang masuk dalam target operasi Satuan Narkoba Polres Karangasem.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun