Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Angkut 4 Warga Australia, Kapal Pinisi Hilang di Lembongan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali melaporkan 7 orang hilang terbawa arus di Perairan Pulau Nusa Lembongan Kepulauan Nusa Penida Bali. Ke-7 orang tersebut hilang setelah sebelumnya Nakoda Kapal Bulan Purnama memberikan informasi bahwa kapal yang dikemudikan mengalami mati mesin di perairan Nusa Lembongan sekitar pukul 18.50 kemarin sore (19/2).
Kepala unit pelaksana teknis(UPT) Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana (Pusdalops BP) BPBD Bali IGM Jaya Serataberana menyatakan kapal jenis penisi yang bermuatan 7 orang tersebut sebelumnya berangkat dari Pulau Serangan menuju Nusa Lembongan. Dimana dari 7 orang yang hilang, 4 diantaranya merupakan wisatawan asal Australia.
“Membawa 4 tamu dari Australia dan 3 ABK, mau ke Lembongan, Jadi Kronologisnya jam 17.50 mereka start dari Benoa ke Lembongan, tetapi menaikkan tamu di Serangan, nah ini yang tidak tahu, dari Benoa tapi mampir mengambil tamu di Serangan , nah ini perlu kita tanyakan” ujar Jaya Serataberana.
Jaya Serataberana menyatakan proses pencarian kini masih terus dilakukan, walaupun beberapa kali sempat dihentikan akibat hujan lebat. Para korban diprediksikan kini masih terbawa arus dan berada di sekitar perairan Nusa lembongan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1730 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1207 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 900 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 823 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 621 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun