Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Anjing Gigit 12 Warga di Sulahan Bangli Positif Rabies
BERITABALI.COM, BANGLI.
Anjing liar yang menggigit 12 warga di Banjar/Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, pada Minggu lalu, dinyatakan positif rabies setelah dilakukan uji laboratorium.
Menyikapi hasil tersebut, desa adat setempat akan menggelar pertemuan untuk membahas langkah penanganan lanjutan.
Baca juga:
12 Warga Sulahan Bangli Digigit Anjing Liar
Kepala Dusun Sulahan, I Nengah Sueka Putra, mengatakan setelah keluarnya hasil uji sampel otak anjing yang dinyatakan positif rabies, pihaknya akan segera menggelar paruman bersama prajuru adat, pemerintah desa, warga, serta instansi terkait.
“Setelah keluarnya hasil uji sampel otak anjing yang menggigit warga kami dan dinyatakan positif rabies, kami akan segera menggelar paruman bersama prajuru adat, desa, warga, serta instansi pemerintahan,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, akan dibahas langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kasus serupa. Salah satunya dengan melakukan penyisiran terhadap anjing-anjing yang diduga sempat bersentuhan langsung dengan anjing yang telah dinyatakan positif rabies.
Selain itu, paruman juga akan diisi dengan edukasi kepada masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan, agar memelihara anjing dengan baik, rutin melakukan vaksinasi, serta tidak melepasliarkan anjing peliharaannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, saat dikonfirmasi Selasa (16/12/2025), mengatakan setelah anjing yang menggigit warga dinyatakan positif rabies, pihaknya akan segera melakukan vaksinasi massal dan eliminasi secara selektif.
“Setelah anjing yang menggigit warga dinyatakan positif rabies, kami akan segera melakukan vaksinasi massal dan eliminasi secara selektif dengan menyasar anjing-anjing yang sempat kontak dengan anjing positif rabies. Upaya penanganan tetap mengacu pada SOP dan tidak dilakukan eliminasi secara sembarangan,” jelasnya.
Baca juga:
Lima Anjing di Singapadu Tengah Dieliminasi
Diharapkan melalui kerja sama lintas sektor serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memelihara hewan peliharaan dengan baik dan benar, kasus rabies di wilayah Kabupaten Bangli dapat dicegah agar tidak terulang kembali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan