Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Antisipasi Kebakaran Lahan, Damkar Karangasem Tambah Siaga di Kubu
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lonjakan kasus kebakaran lahan dalam sepekan terakhir membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem melakukan langkah antisipasi khusus.
Salah satunya upaya yang dilakukan yaitu dengan menarik personel Pos Damkar yang ada di Kecamatan Selat untuk diperbantukan siaga di Pos Karangsokong, Karangasem.
Kepala Dinas Damkartan Karangasem, Artha Negara mengungkapkan, pemindahan personel ini dilakukan agar waktu tempuh penanganan kebakaran di Kubu lebih cepat, mengingat wilayah tersebut rawan dan jauh dari pos utama.
Bahkan, Damkar juga memberlakukan stanby bagi personel usai melakukan pemadaman di wilayah Kubu untuk tidak langsung kembali ke pos, melainkan tetap siaga di lokasi strategis hingga malam hari.
“Tujuannya, supaya ketika ada kejadian susulan, tim bisa segera bergerak tanpa kehilangan waktu,” tambahnya.
Menurutnya, dari delapan kejadian kebakaran yang tercatat sejak 21 hingga 29 September 2025 ini, lima di antaranya merupakan kebakaran lahan, dengan total luas area yang terbakar mencapai 22,7 hektare.
“Sebagian besar titik kebakaran terjadi di wilayah Kubu. Maka dari itu, kami harus menambah kekuatan di sana,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun