Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 5 November 2026
Antisipasi Virus Cacar Monyet, Karantina Ngurah Rai Siapkan Alat Pendeteksi
Kamis, 16 Mei 2019,
08:24 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Untuk mencegah masuknya virus Monkeypox atau cacar monyet ke Bali, Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ngurah Rai, Tuban, Badung melakukan pemantauan penumpang di terminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai menggunakan alat pendeteksi Thermo Scanner.
[pilihan-redaksi]
Kabid Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan, Putu Alit Sudarma mengatakan petugas kantor karantina kesehatan pelabuhan KKP Ngurah Rai melakukan pemantauan seluruh penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri.
Kabid Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan, Putu Alit Sudarma mengatakan petugas kantor karantina kesehatan pelabuhan KKP Ngurah Rai melakukan pemantauan seluruh penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri.
"Pemantauan dilakukan menggunakan Thermo Scanner atau pemindai suhu tubuh dilakukan kepada seluruh penumpang, terlebih penumpang dengan rute penerbangan asal Singapura lokasi ditemukannya warga Nigeria yang terjangkit virus cacar monyet pada 8 Mei 2019 lalu," jelasnya Rabu (15/5).
[pilihan-redaksi2]
Ia menyebut penumpang dengan suhu tubuh tidak normal lebih dari 38 derajat celsius akan terdekteksi, selanjutnya akan diambil tindakan lebih lanjut di ruang karantina.
Ia menyebut penumpang dengan suhu tubuh tidak normal lebih dari 38 derajat celsius akan terdekteksi, selanjutnya akan diambil tindakan lebih lanjut di ruang karantina.
"Jika terindikasi ada penumpang yang dicurigai nantinya, tentu bakal dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar guna dilakukan penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Dirinya memaparkan Monkeypox atau cacar monyet pertama kali muncul di Republik Demokratik Kongo pada 1970 dengan penularan dari hewan ke manusia. Di tahun 2017 virus tersebut kembali muncul di Nigeria dan Inggris. Virus yang belum ada obatnya serta vaksin pencegahan ini bisa menyebabkan kematian pada manusia. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 598 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 475 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026