Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelaku Penusukan di Kesiman Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Padangbai

Rabu, 4 November 2026, 18:59 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pelaku Penusukan di Kesiman Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Padangbai.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polisi menangkap AP alias Angga (34), tersangka penusukan terhadap OPS (31) di dalam rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Angga ditangkap saat diduga hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Penangkapan tersebut mengungkap motif penusukan yang terjadi pada Kamis (29/10/2026) dini hari. Tersangka mengaku datang ke rumah korban setelah bertengkar dengan istrinya. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, ia panik ketika korban terbangun dan berteriak hingga melakukan penusukan.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Winaya membenarkan penangkapan Angga dalam konferensi pers, Rabu (4/11/2026). Tersangka diketahui tinggal di kawasan Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara.

Winaya menjelaskan, sebelum kejadian tersangka sempat cekcok dengan istrinya di rumah pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Setelah pertengkaran, Angga mengendarai sepeda motor menuju rumah korban di Jalan Soka.

Tersangka diketahui pernah mengontrak rumah di ruko sebelah selatan lokasi kejadian sekitar tiga tahun lalu.

Angga tiba di rumah korban pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 00.30 WITA. Ia masuk dengan memanjat tembok dari gang belakang, kemudian mengecek sumur di halaman rumah. Namun, sumur tersebut sudah ditutup.

"Di rumah korban, pelaku ngaku datang dalam kondisi mabuk alkohol. Ia berdalih datang untuk melihat kondisi sumur di rumah tersebut namun sudah ditutup," ujarnya.

Setelah itu, tersangka terlihat mondar-mandir di rumah korban. Ia mendapati pintu belakang dan kamar korban dalam keadaan terbuka, lalu mengambil pisau dari rak peralatan dekat kamar.

Saat hendak masuk ke kamar, korban terbangun dan berteriak setelah melihat orang lain berada di rumahnya. Tersangka mengaku panik dan menusuk korban menggunakan pisau sebanyak empat kali.

Tusukan mengenai dada kanan, pinggang kiri, serta masing-masing satu kali pada tangan kanan dan kiri. Tersangka juga meninju pipi kanan korban.

"Keributan ini didengar ibu korban dan berusaha melerai, namun ibunya didorong pelaku," beber Kombes Winaya.

Korban kemudian melakukan perlawanan dengan mencakar dahi dan menendang rusuk kiri tersangka hingga terjatuh. Pisau yang dipegang Angga pun terlepas.

Tersangka kemudian melarikan diri menuju sepeda motornya yang terparkir di pinggir jalan. Ibu korban berteriak meminta pertolongan warga, sementara korban dievakuasi ke rumah sakit.

Tersangka ditangkap di Pelabuhan Padangbai

Di lokasi kejadian, polisi menemukan telepon genggam milik tersangka yang tertinggal. Berbekal temuan tersebut dan hasil penyelidikan, tim gabungan Opsnal Unit V Satreskrim Polresta Denpasar bersama Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur menangkap Angga di Pelabuhan Padangbai.

"Dia berupaya hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai dan ditangkap. Pelaku dikenakan Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Winaya mengatakan korban masih menjalani perawatan di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Polisi belum dapat meminta keterangan korban karena masih dalam masa pemulihan.

Sebelumnya, Kadek OPS ditemukan tergeletak di samping rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.

Korban awalnya diduga ditusuk oleh sekelompok orang yang datang ke rumahnya menggunakan pisau. Korban sempat dibawa ke RS Dharma Yadnya, Denpasar, sebelum dirujuk ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami