Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pelaku Penusukan di Kesiman Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Padangbai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polisi menangkap AP alias Angga (34), tersangka penusukan terhadap OPS (31) di dalam rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur. Angga ditangkap saat diduga hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Penangkapan tersebut mengungkap motif penusukan yang terjadi pada Kamis (29/10/2026) dini hari. Tersangka mengaku datang ke rumah korban setelah bertengkar dengan istrinya. Dalam kondisi terpengaruh alkohol, ia panik ketika korban terbangun dan berteriak hingga melakukan penusukan.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Winaya membenarkan penangkapan Angga dalam konferensi pers, Rabu (4/11/2026). Tersangka diketahui tinggal di kawasan Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara.
Winaya menjelaskan, sebelum kejadian tersangka sempat cekcok dengan istrinya di rumah pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Setelah pertengkaran, Angga mengendarai sepeda motor menuju rumah korban di Jalan Soka.
Tersangka diketahui pernah mengontrak rumah di ruko sebelah selatan lokasi kejadian sekitar tiga tahun lalu.
Angga tiba di rumah korban pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 00.30 WITA. Ia masuk dengan memanjat tembok dari gang belakang, kemudian mengecek sumur di halaman rumah. Namun, sumur tersebut sudah ditutup.
"Di rumah korban, pelaku ngaku datang dalam kondisi mabuk alkohol. Ia berdalih datang untuk melihat kondisi sumur di rumah tersebut namun sudah ditutup," ujarnya.
Setelah itu, tersangka terlihat mondar-mandir di rumah korban. Ia mendapati pintu belakang dan kamar korban dalam keadaan terbuka, lalu mengambil pisau dari rak peralatan dekat kamar.
Saat hendak masuk ke kamar, korban terbangun dan berteriak setelah melihat orang lain berada di rumahnya. Tersangka mengaku panik dan menusuk korban menggunakan pisau sebanyak empat kali.
Tusukan mengenai dada kanan, pinggang kiri, serta masing-masing satu kali pada tangan kanan dan kiri. Tersangka juga meninju pipi kanan korban.
"Keributan ini didengar ibu korban dan berusaha melerai, namun ibunya didorong pelaku," beber Kombes Winaya.
Korban kemudian melakukan perlawanan dengan mencakar dahi dan menendang rusuk kiri tersangka hingga terjatuh. Pisau yang dipegang Angga pun terlepas.
Tersangka kemudian melarikan diri menuju sepeda motornya yang terparkir di pinggir jalan. Ibu korban berteriak meminta pertolongan warga, sementara korban dievakuasi ke rumah sakit.
Tersangka ditangkap di Pelabuhan Padangbai
Di lokasi kejadian, polisi menemukan telepon genggam milik tersangka yang tertinggal. Berbekal temuan tersebut dan hasil penyelidikan, tim gabungan Opsnal Unit V Satreskrim Polresta Denpasar bersama Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur menangkap Angga di Pelabuhan Padangbai.
"Dia berupaya hendak kabur melalui Pelabuhan Padangbai dan ditangkap. Pelaku dikenakan Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.
Winaya mengatakan korban masih menjalani perawatan di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Polisi belum dapat meminta keterangan korban karena masih dalam masa pemulihan.
Sebelumnya, Kadek OPS ditemukan tergeletak di samping rumahnya di Jalan Soka, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.
Korban awalnya diduga ditusuk oleh sekelompok orang yang datang ke rumahnya menggunakan pisau. Korban sempat dibawa ke RS Dharma Yadnya, Denpasar, sebelum dirujuk ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan