Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Api Sisa Dupa Sembahyang Diduga Picu Kebakaran Gedong Penyimpenan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Lagi - lagi, diduga sisa dupa sembahyang menjadi penyebab terjadinya peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit bangunan gedong penyimpenan dirumah seorang warga Banjar Dinas Pikat, Desa Ababi, Abang, Karangasem pada Sabtu pagi (28/09/2019).
[pilihan-redaksi]
"Penyebab pasti kebakaran masih lidik, tetapi dugaan awal karena kain tersulut api dari dupa karena sebelumnya pemilik rumah sempat sembahyang dan menggunakan dupa sekitar pukul 22.00 WITA," kata Kpolsek Abang, AKP. I Nyoman Wiranata ketika dikonfirmasi.
Informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 00.05 WITA di rumah seorang warga bernama Made Putra (53).
Kebakaran pertama kali dilihat oleh seorang warga bernama I Nengah Widya (40). Saat itu, Widya kebetulan keluar dari kamarnya untuk buang air kecil. Belum sempat buang air, Widya kaget melihat kobaran api cukup besar berasal dari bangunan gedong di rumah Putra.
Widya langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga disekitar TKP. Hingga tak berselang lama warga sekitar datang untuk membantu dan menghubungi unit pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Sementara itu didalam bangunan gedong tersebut dari yang keterangan pemilik rumah tersinpan sejumlah barang - barang yang mudah terbakar seperti pengangge, ada juga perhiasan emas dan arca, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp.90 juta. (bbn/igs/rob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1439 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1093 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 934 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 830 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik