Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Arab Saudi Punya Hotel Khusus Unta
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ternyata, hotel mewah dengan fasilitas bintang lima tak hanya ditujukan untuk manusia. Di Arab Saudi hotel khusus unta dibangun di kompleks mewah dekat Riyadh.
Hotel dengan ruang berpemanas dan susu hangat ini merupakan fasilitas untuk unta-unta terindah di Arab Saudi. Dengan tarif 400 riyal (sekitar Rp1,5 juta) semalam, unta dipangkas, digosok, dan dimanjakan sebelum ikut kontes kecantikan, di mana jutaan dolar dipertaruhkan.
The Tatman, yang digambarkan sebagai hotel pertama untuk unta, adalah kompleks gurun terbuka di dekat Festival Raja Abdelaziz tahunan, yang berhadiah total USD 66,6 juta (Rp954 miliar).
Bisnis ini menguntungkan karena di negara di Teluk yang kaya, unta dihargai sebagai simbol kehidupan tradisional. Hewan-hewan eksotis ini dirawat anggota tubuhnya termasuk bibir, leher, punuk, dan warna mereka agar bisa memenangkan pertandingan yang sangat bergengsi bagi pemiliknya.
Omair al-Qahtani, yang berasal dari Saudi, memeriksa 80 unta ke dalam Tatman selama 16 hari dan menelan biaya USD 160.000-213.000 (Rp2,3 hingga 3 miliar).
Fasilitas itu "sangat nyaman, karena unta-unta itu tetap dirawat dan menjalani pemeriksaan medis secara teratur", kata pengusaha berusia 51 tahun itu kepada AFP.
Hotel khusus unta ini memiliki 120 kandang, masing-masing dilengkapi dengan tempat untuk air dan pakan ternak. Check-out di sini seperti hotel pada umumnya, pukul 12:30.
Selama mereka tinggal, 50 pekerja merawat hewan dan dijaga dalam kondisi sanitasi yang ketat untuk meminimalkan risiko kasus Covid.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun