Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Arus Balik Penonton MotoGP, Padangbai Percepat Bongkar Muat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Arus balik penonton MotoGP Mandalika yang akan melalui pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem diprediksi akan terjadi malam ini, Minggu (20/3/2022).
Menurut Koordinator Satpel BPTD XII Bali di Pelabuhan Padangbai, I Nyoman Agus Sugiarta, arus balik penonton MotoGP yang bertolak dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai Kemungkinan akan terjadi pada malam nanti.
"Karena event balap MotoGP Mandalika diperkirakan baru akan selesai pada sore hari, kemungkinan arus balik penonton yang datang dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai terjadi mulai malam ini," ujar Sugiharta, Minggu (20/3/2022).
Untuk mengantisipasi kepadatan kedatangan, pihaknya akan mempercepat proses bongkar muat di Pelabuhan Padangbai, serta menyesuaikan jadwal dengan Pelabuhan Lembat.
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, antusiasme penonton yang hendak menonton balap MotoGP Mandalika cukup tinggi, kepadatan kendaraan sempat membuat antrian di Pelabuhan Padangbai meluber hingga ke jalan raya.
Bahkan untuk mengurai padatnya antrian, pihak pelabuhan memberlakukan pemberangkatan langsung bagi kapal dengan muatan yang sudah penuh tanpa harus menunggu waktu 1 jam seperti aturan sebelumnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4272 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun