Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bupati Karangasem Lantik Enam Analis Kebencanaan

Jumat, 7 Agustus 2026, 19:04 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkab Karangasem/Bupati Karangasem Lantik Enam Analis Kebencanaan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pemerintah Kabupaten Karangasem memperkuat kapasitas penanggulangan bencana dengan melantik enam pejabat fungsional Analis Kebencanaan di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) secara resmi melantik keenam pejabat tersebut di Aula BKPSDM Karangasem, Jumat (7/8/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi berbagai ancaman bencana.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, para asisten Setda serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah.

Dalam arahannya, Gus Par menekankan jabatan fungsional Analis Kebencanaan bukan sekadar jenjang karier. Jabatan tersebut merupakan amanah profesional yang membutuhkan kompetensi, integritas serta tanggung jawab tinggi.

Bupati meminta pejabat yang baru dilantik menjadikan kepercayaan tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana.

"Selamat kepada seluruh pejabat fungsional Analis Kebencanaan yang hari ini resmi dilantik. Jalankan amanah ini dengan dedikasi, loyalitas, dan terus tunjukkan kinerja terbaik demi kepentingan masyarakat," ujar Gus Par.

Menurut Gus Par, Karangasem merupakan kabupaten dengan tingkat risiko bencana tertinggi di Bali. Kondisi tersebut membuat keberadaan tenaga Analis Kebencanaan menjadi penting untuk memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan hingga penanganan bencana.

Ia menekankan penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat dan terukur. Untuk itu, setiap pejabat fungsional diminta berpegang pada tiga prinsip utama, yakni profesionalisme, integritas dan kolaborasi.

Selain menjalankan tugas secara optimal, para pejabat juga diharapkan membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi dinilai menjadi salah satu kunci agar upaya penanggulangan bencana di Karangasem semakin efektif.

"Jalankan tugas secara profesional, junjung tinggi integritas, dan bangun kolaborasi dengan semua pihak. Jangan ada kompromi terhadap hal-hal yang merugikan masyarakat," tegasnya.

Enam pejabat yang dilantik masing-masing Ketut Suardana, SH sebagai Analis Kebencanaan Ahli Madya, I Made Sumeka Regen, ST., MAP, Ni Putu Cintya Devi Widyaningsih, SIP, Ni Wayan Ayu Primayuli Mahayani, S.Sos, Ni Made Widyayanti, S.Sos, dan Desak Made Supraba Dewi, S.Sos.

Kepala BKPSDM Karangasem, Tjok Alit Surya Prabawa, menjelaskan pengangkatan tersebut merupakan bagian dari program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui mekanisme penyesuaian jabatan.

Menurutnya, Karangasem menjadi salah satu daerah yang memperoleh kesempatan melakukan pengangkatan pejabat fungsional Analis Kebencanaan melalui mekanisme penyesuaian tanpa mengikuti uji kompetensi.

"Ini merupakan pengangkatan pertama untuk jabatan fungsional Analis Kebencanaan di Kabupaten Karangasem. Prosesnya melalui mekanisme penyesuaian sehingga tidak memerlukan uji kompetensi," jelasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Karangasem



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami