Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Atap Rumah Warga di Pekutatan Roboh Diterpa Hujan dan Angin
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah rumah warga di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, mengalami kerusakan setelah atap bagian terasnya roboh pada Selasa dini hari, 14 Oktober 2025, sekitar pukul 03.00 WITA.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Agus Artana, mengatakan, hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III dan Pusdalops BPBD menunjukkan rumah permanen milik Komang Sudani (55) mengalami kerusakan pada bagian teras dengan ukuran sekitar 8x5 meter.
“Diduga penyebabnya karena kondisi kayu bangunan sudah lapuk, ditambah hujan deras dan angin kencang saat kejadian,” jelas Agus Artana, Kamis (16/10/2025).
Beruntung, pemilik rumah yang saat itu berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka. Nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Sebagai bentuk penanganan awal, BPBD Jembrana telah menyerahkan bantuan logistik kepada korban, antara lain paket sembako, paket kebersihan, kasur, terpal, matras, dan selimut.
Agus Artana juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada menghadapi musim hujan, terutama bagi warga yang rumahnya sudah berusia lama atau menggunakan material kayu lapuk.
“Kami harap warga melakukan pengecekan dan perbaikan sejak dini agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan