Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Atasi Krisis Air, Klungkung Belajar Ke Gunung Kidul
Rabu, 1 Februari 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Yogyakarta. Guna mengatasi krisis air di Kabupaten Klungkung, terutama di Kecamatan Nusa Penida. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi dinas terkait, menggelar kunjungan kerja ke wilayah Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Kebupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin (30/1) siang.
[pilihan-redaksi]
Dalam kunjungan kerja tersebut Suwirta, didampingi Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Klungkung, I Gusti Nyoman Supartana, dan lainnya.
“Saat musim kering pengairan ini dilakukan bergiliran setiap harinya, dengan tarif sesuai dengan ketentuan,” ujar Tukini Warfa, warga setempat.
Bahkan dengan sumur bor lainnya yang dibangun di Desa Karangrejek juga mampu mengairi sebanyak 1.300 pelanggan.
Suwirta mengatakan, selama ini di Kecamatan Nusa Penida kerap mengalami krisis air saat musim kemarau. Karena di Nusa Penida hanya terdapat dua sumber mata air, yaitu sumber mata air Guyangan dan Penida.
“Maka dari itu kita datang ke tempat ini (red: Gunung Kidul) untuk melihat solusi untuk terhadap krisis air di wilayah lahan kering,” ujarnya.
Setelah melihat hal tersebut, Suwirta optimis untuk segera mengatasi krisis air, baik di Klungkung Daratan maupun Nusa Penida.
“Ini merupakan komitmen kita untuk menindaklanjuti dari apa yang pernah kita rencanakan seblumnya,” tegas Bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini.
Sementara, guna mengetahui kandungan sumber air bawah tanah pihaknya sudah kordinasi dengan Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Klungkung, I Gusti Nyoman Supartana.
[pilihan-redaksi2]
“Kemudian akan kita pasang anggaran membuat sumur bor, tentu di Nusa Penida akan ada beberapa titik untuk sumur bor tersebut,” ujarnya.
Menurut Suwirta, jika hanya mengandalkan sumber mata air Guyangan dan Penida saja, penanganannya akan lambat. Pasalnya harus dibangun beberapa reservoar dan itu biayanya tinggi. Kalau membangun sebuah sumur bor hanya menghabiskan sekitar Rp 1.400.000.000/unit.
“Saya yakin di sejumlah tempat lain di Nusa Penida ada sumber airnya, sehingga setelah diangkat persoalan krisis air bisa diatasi,” sebutnya. [rls/wrt]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026