Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Baghdad Buka Suara Soal AS Serang Irak: Tak Bikin Kalem
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat pertahanan Irak buka suara menanggapi serangan Amerika Serikat di wilayah Irak pada Rabu (24/1) dini hari waktu setempat.
Dewan Penasihat Keamanan Nasional Irak, Qassem Al Aaraji, menegaskan serangan rudal AS ke wilayah negaranya sama sekali tidak membantu situasi semakin kalem.
"AS seharusnya memberikan tekanan terhadap agresi (Israel) di Gaza daripada menargetkan dan membom pangkalan-pangkalan badan nasional," demikian komentar Al Aaraji dalam akun X seperti dikutip dari AFP.
Ia mengacu pada Hashed Al Shaabi atau pasukan pengerahan umum yang merupakan bekas milisi sekutu Iran yang kini terintegrasi dengan pasukan militer Irak.
Sebelumnya, AS melancarkan serangan udara ke milisi yang didukung Iran, Kataib Hizbullah, di Irak pada Selasa (23/1).
Komando Pusat AS menyatakan gempuran itu menargetkan fasilitas yang digunakan Kataib yang mencakup markas besar, gudang penyimpanan, hingga lokasi latihan roket.
Dua pejabat pertahanan AS mengatakan serangan pasukan mereka berlangsung di Al Qaim, Irak Barat dan Jurf Al Sakhar, selatan Baghdad.
Terkait serangan tersebut, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyampaikan terima kasih atas keterampilan dan profesionalisme pasukan Negeri Paman Sam.
"Presiden dan saya tak akan ragu mengambil tindakan yang diperlukan untuk membela mereka dan kepentingan kami," ujar dia dalam pernyataan resmi, dikutip CNN.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2110 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1246 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 902 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 826 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 647 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun