Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Balap Liar Moge Bule di Kuta Selatan Dibubarkan Polisi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sekelompok warga negara asing (WNA) yang tinggal di Bali kembali membuat ulah. Mereka kedapatan hendak melakukan aksi balap liar menggunakan motor gede (moge) jenis Ninja di kawasan Bualu, Kuta Selatan, Kamis (3/4/2025) malam.
Aksi ugal-ugalan tersebut membuat resah warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi. Para bule ini diduga sengaja mencari area yang minim pantauan untuk dijadikan trek balapan liar.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Kuta Selatan langsung melakukan patroli dan mendapati sekelompok WNA yang tengah bersiap melakukan aksi tersebut.
Gerombolan bule itu akhirnya dibubarkan paksa saat sedang berkumpul di depan sebuah toko modern di Bualu. Pembubaran dilakukan langsung oleh tim patroli yang dipimpin Perwira Pengawas, AKP I Made Windu Mertanaya.
"Kelompok bule ini hendak melakukan balap liar menggunakan sepeda motor besar jenis Ninja dan langsung dibubarkan. Selain dibubarkan mereka juga diberikan peringatan keras agar tidak melakukan aksi balap liar," terang Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana, Jumat (4/4/2025).
Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin, terutama di kawasan rawan pelanggaran dan objek wisata yang ramai dikunjungi selama masa libur.
"Kami akan bertindak tegas terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas, terutama aksi yang berpotensi membahayakan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun