Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Bali Agendakan Rekontruksi Kesenian Tua
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon, Dinas Kebudayaan Bali merencanakan untuk merekontruksi terhadap kesenian-kesenian tua dan langka. Hal ini sebagai upaya pelestarian terhadap kesenian-kesenian tua dan langka yang sudah sangat jarang dipentaskan di masyarakat seperti Wayang, Tari Legong dan drama tari Gambuh.
Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ketut Suastika pada keterangannya di Renon, Kamis (14/7) mengungkapkan rencana rekontruksi ini masih mengalami beragam kendala, salah satunya adalah belum ada kesepakatan dengan kabupaten/kota di Bali terkait jenis-jenis kesenian yang harus direkontruksi. Apalagi di Bali setiap kabupaten/kota memiliki kesenian tua dan langka yang cukup banyak.
“Jadi kendala yang saya amati adalah, kita belum ada suatu kesepakatan yang jelas antara pemerintah provinsi dengan kabupaten, itu harus dilakukan kesepakatan-kesepakatan yang mana yang harus kita rekontruksi. Sehingga dengan demikian kita bisa memulai kesenian mana yang kita dahulukan,” ujar Ketut Suastika.
Suastika menargetkan rekontruksi terhadap kesenian tua dan langka akan dimulai pada tahun depan, sedangkan pada tahun ini masih tahap perencanaan.
Dimana pada tahap awal akan dilakukan rekontruksi terhadap 10 kesenian yang dinilai langka dan tua.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5533 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2328 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1156 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan