Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Bali Targetkan Bebas Rabies pada Tahun 2020
Rabu, 2 Januari 2019,
17:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penanganan rabies di Bali ditargetkan mampu terselesaikan pada tahun 2020. Demikian tercetus dalam audensi Gubernur Bali Wayan Koster dengan Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana dan dua orang “pakar” rabies Prof. I Ketut Pudja dan AA Gde Putra, di ruang kerjanya, Rabu (2/1).
Dalam audensi yang juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya tersebut Gubernur Koster mengatakan akan menguatkan program pemberantasan rabies tersebut termasuk juga tindakan pencegahan dini seperti vaksinasi. “Dengan anggaran dan tim yang sudah ada, kita prioritaskan daerah yang masih masuk kawasan terjangkit rabies sehingga di tahun mendatang sudah benar-benar bebas. Sedangkan kawasan lain kita juga cover agar tetap bebas rabies,” ujarnya.
Sementara Wayan Mardiana menambahkan tim yang selama ini sudah bekerja dan memprioritaskan untuk mengatasi rabies di kawasan yang masih disebut zona merah rabies. “Pencegahannya juga mencakup sosialisasi dan informasi terutama kepada pemilik anjing agar senantiasa menjaga kesehatan hewan peliharaannya sehingga dapat terhindar dari terjangkit rabies.
Juga langkah-langkah pencegahan agar rabies tidak menyebar ke kawasan lain diluar zona merah tersebut,” kata Mardiana. “Program ini juga kita sharing dengan kabupaten/kota bahkan ke desa-desa sebagai ujung tombak,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama Prof. Ketut Pudja menyambut baik dukungan dari pemerintah Provinsi Bali agar kasus rabies di Bali bisa secepatnya dituntaskan dan mengembalikan nama Bali sebagai Provinsi bebas rabies. “Tahun ini (2019. Red) pun kami berusaha “menggempur” rabies agar bisa tuntas di Provinsi Bali, jadi tidak perlu tunggu tahun 2020,” tukasnya.
Sedangkan Kadis Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya menyatakan pihaknya mendukung penuh penanggulangan rabies terutama dengan tindakan kesehatan jika terjadi gigitan anjing, serta penyediaan Vaksin Anti Rabies (VAR). “Juga didukung dengan adanya 42 rabies center di seluruh Bali. Jika mampu terlaksana (tahun 2020 bebas rabies, red) tentu sangat baik dan kita dukung penuh,” tandasnya.
Di luar itu, Gubernur Koster juga mengusulkan untuk mengadakan kontes anjing kintamani serta penggalakkan usaha penangkaran satwa terancam punah untuk menjaga keberadaan satwa endemik Bali tersebut. “Penangkarannya kita perbanyak dan dilarang untuk dibawa keluar Bali. Ini penting untuk proses pelestarian di tanah aslinya dan kalau perlu kita akan buatkan aturan khusus untuk itu,” tegas Koster.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026