Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Balita di Songan Kintamani Tewas Diduga Dikeroyok Anjing Liar
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kepergian balita perempuan Made Sukma Diatmika, asal Banjar Ulun Danu, Desa Songan, Kintamani akibat digigit anjing liar, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya.
Bocah yang merupakan anak dari pasangan Wayan Carma dengan Ni Sami itu meninggal dunia secara tragis setelah diduga dikeroyok anjing liar di sekitar lokasi warung milik orang tuanya di jalur pendakian Gunung Batur.
Kerabat korban, I Nyoman Muliawan, saat dikonfirmasi Selasa (28/4/2026), menuturkan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Saat kejadian saya berada di luar. Pascakejadian keluarga langsung menelpon,” akunya.
Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi, kondisi di lokasi relatif sepi. Korban berada di dalam warung, sementara ibunya tengah mandi.
“Saat kejadian korban sedang berada di dalam, begitu ada anjing-anjing ribut dan menggogong sang bocah keluar,” tuturnya lirih.
Diduga, saat itu terdapat sekelompok anjing yang sedang bertengkar di luar. Ketika korban keluar, ia langsung diserang oleh beberapa anjing liar.
“Keluarga tyang ada yang melihat ada sekitar 3 ekor yang mengkerubuti korban. Salah satu bulunya dilihat warna putih.”
Menurut Muliawan, tidak banyak saksi yang mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Namun korban yang merupakan anak bungsu dari lima bersaudara itu mengalami luka serius di bagian leher.
“Dan, setelah dilarikan ke rumah sakit, dan diyatakan meninggal,” tuturnya.
Sementara itu, Humas RSUD Bangli Sang Kompyang Ari Wijaya menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Kintamani V sebelum dirujuk ke IGD RSUD Bangli. Korban tiba di rumah sakit pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 18.05 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka gigitan pada bagian leher dan wajah, serta diduga mengalami cedera kepala berat dan pendarahan hebat. Meski telah dilakukan penanganan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Sekitar pukul 18.20 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli