Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka
beritabali.com/cnnindonesia.com/Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat (AS) menyambut baik kedatangan truk-truk bantuan dari Mesir masuk ke wilayah Jalur Gaza yang sudah porak-poranda dihantam Israel. AS mendesak semua pihak tetap membuka penyeberangan Rafah.
"Pembukaan jalur pasokan penting ini adalah hasil kerja sama diplomatik selama berhari-hari di tingkat tertinggi," kata Presiden AS dalam pernyataannya, disiarkan AFP, Sabtu (21/10).
"Saya sudah menjelaskan sejak awal krisis ini, baik dalam pernyataan publik atau percakapan pribadi, bahwa bantuan kemanusiaan adalah kebutuhan kritis dan mendesak yang harus segera dilakukan," ujar Biden.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sebelumnya mendesak semua pihak menjaga penyeberangan Rafah tetap terbuka agar pergerakan bantuan, yang dikatakan penting buat warga Gaza, bisa bergerak.
Berdasarkan pantauan AFP ada sekitar 20 truk dari Palang Merah Mesir yang bertugas mengirim bantuan dari berbagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melewati perbatasan Rafah ke Gaza.
"Kami sudah jelas: Hamas tak boleh ikut campur dalam pemberian bantuan penyelamatan jiwa ini," kata Blinken.
"Warga sipil Palestina tidak bertanggung jawab atas terorisme mengerikan yang dilakukan Hamas dan mereka tidak boleh dibuat menderita karena tindakan bejatnya," ucap dia lagi.
Pembukaan jalur pasokan ini terjadi setelah berhari-hari negosiasi intens dan kesepakatan yang dicapai Biden dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi saat kunjungan Biden ke Israel pada awal pekan ini.
Pengiriman pada Sabtu itu adalah yang pertama sejak perang pecah dua pekan lalu antara Hamas dan Israel. Hamas adalah gerakan militan Islam yang menguasai Jalur Gaza berpenduduk 2,4 juta orang.
Pada 7 Oktober militan Hamas menyerbut Israel dari Gaza dan menewaskan sedikitnya 1.400 orang. Sebaian besar korban tewas adalah warga sipil yang ditembak, dimutilasi atau dibakar sampai mati pada hari pertama serangan tersebut menurut pejabat Israel.
Sejak saat itu lebih dari 4.300 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas dalam pemboman Israel yang tak berhenti, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.
Biden mengatakan AS akan terus berupaya melindungi warga sipil, sesuai kewajiban berdasarkan hukum humaniter internasional.
Dia menambahkan bahwa upaya diplomatik AS akan terus dilakukan agar warga AS dan keluarga dekat mereka di Gaza bisa meninggalkan wilayah tersebut secara aman.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah