Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Bayi 2 Bulan Asal Tegal Cangkring Jembrana Suspek Corona
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jumlah pasien sembuh di Jembrana kembali bertambah. Hari ini kamis (30/7/2020), RSU Negara Kembali memulangkan pasien terkonfirmasi Covid -19.
[pilihan-redaksi]
Satu pasien sembuh itu, wanita berusia 59 tahun asal desa Yehembang Kecamatan Mendoyo. Sebelum dinyatakan sembuh dengan hasil swab negatif, pasien sempat menjalani dirawat selama 10 hari .
Kesembuhan itu disampaikan langsung Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata.
"Pasien sudah kita nyatakan sembuh dengan swab negatif. Secara klinis kondisinya juga kita nyatakan baik ditandai tidak adanya gejala klinis," Kata Parwata.
Atas kesembuhan itu , saat ini tinggal lima orang lagi pasien covid19 yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara.
"Tinggal 1 pasien super dan 4 terkonfirmasi positif," terangnya.
Tambahan 1 pasien suspect itu, seorang bayi berusia 2 bulan beralamat di Kelurahan Tegal Cangkring.
"Pasien ini sempat batuk selama tiga minggu dan memiliki sesak. Sebelumnya hasil test rapidnya juga reaktif," kata Parwata.
Dengan demikian secara kumulatif jumlah pasien terkonfirmasi di Jembrana masih sama sebanyak 59 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 1 orang menjadi 54.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 764 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun