Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bayi Palestina Lahir Selamat dari Rahim Ibu Yang Tewas Dibunuh Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Bayi Palestina Lahir Selamat dari Rahim Ibu Yang Tewas Dibunuh Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang bayi Palestina dilahirkan dengan selamat dari rahim sang ibu yang tewas akibat bom Israel di Rafah, Jalur Gaza, pada Minggu (21/4).
Baca juga:
Gempa Kuat Magnitudo 5,5 Guncang Taiwan
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan serangan brutal Israel menyebabkan 19 orang meninggal dalam 24 jam, termasuk ibu bayi bernama Sabreen Al Sakini.
Sebelum meninggal, usia kandungan Al Sakini tercatat 30 minggu atau lebih dari tujuh bulan.
Dokter yang menyelamatkan bayi tersebut, Mohamed Salama, mengatakan bayi itu lahir melalui operasi caesar darurat.
Dokter Salama mengatakan bayi itu memiliki berat 1,4 kilogram, lahir dalam kondisi stabil dan membaik secara bertahap.
Saat ini anak Al Sakini berada di inkubator bersama dengan anak-anak lain.
"Bayi syahid Sabreen Al Sakani," demikian tulisan di papan inkubator.
Salama mengatakan bayi itu bakal dirawat di rumah sakit selama tiga atau empat pekan.
"Setelah itu, kami akan melihat dia meninggalkan rumah sakit, dan kemana anak ini akan pergi, ke keluarganya, ke bibi atau pamannya, atau ke kakeknya," ujar dia.
Menurut Salama, operasi penyelamatan bayi itu merupakan tragedi terbesar.
"Bahkan jika bayi ini bisa selamat, dia terlahir yatim-piatu," kata dia.
Paman Sakani, Rami Al Sheikh, mengatakan Malak ingin memberi nama keponakannya Rouh. Dalam bahasa Arab, nama ini berarti "semangat".
Malak merupakan anak Al Sakina yang ikut tewas dalam serangan dahsyat Israel.
"Malak si gadis kecil bahagia bahwa adiknya telah hadir di dunia," kata Al Sheikh, dikutip Reuters.
Serangan di Rafah terjadi saat pasukan Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak Oktober 2023.
Selama agresi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti fasilitas medis hingga kamp pengungsian.
Agresi Israel juga menyebabkan lebih dari 34.000 orang meninggal di Palestina. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1421 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1079 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 921 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 815 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik