Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Begini Situasi Kantor Goldkoin Saba Gianyar
Usai Kantor Pusat di Denpasar Disegel
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kantor Goldkoin yang berdiri megah di perempatan Jalan Bypass IB Mantra, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, tanpa aktivitas setelah kantor pusat mereka di Jalan Nangka Selatan, disegel polisi.
Tampak barang di Kantor Saba telah dikemasi. Pada Jumat siang (22/4), tampak ada dua orang yang berbaju hitam dan celana pendek. Salah satu mereka, Komang, mengaku hanya sebagai tukang bersih-bersih.
“Sudah pindah ke Jalan Nangka. Dari kemarin pindahan, saya cuma bersih-bersih disini,” ujar pria yang mengaku dari Desa Blahbatuh itu.
Mengenai aktivitas Goldkoin, kata dia sudah pindah ke Jalan Nangka. “Dulu memang disini, sekarang pindah. Dulu ada pegawai disini pakaian rapi. Sekarang pindah,” jelasnya.
Selain dua pria berbaju hitam tadi, ada pula seorang berbaju ungu yang merupakan teknisi AC. Teknisi itu berkata melepas perangkat AC karena di kantor itu sudah habis masa kontraknya.
“Karena sudah pindah. Makanya dicabut AC-nya. Ini kan ngontrak tempatnya,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Kantor Goldkoin di Jalan Nangka Selatan di-police line oleh Polresta Denpasar dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Para member mengalami kerugian miliaran rupiah dari investasi bodong itu.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4114 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun