Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Belasan Karyawan Hotel Maya Ubud Keracunan

Ubud

Selasa, 18 Maret 2008, 11:44 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sebanyak 15 karyawan hotel bintang 5, Maya Resort and Spa Ubud, menderita keracunan makanan. Para karyawan mengaku pusing dan muntah usai menyantap makanan di kantin yang ada di dalam hotel. Setelah menderita keracunan, 15 karyawan hotel Maya Ubud ini dilarikan ke rumah sakit Ari Santi Ubud.

 

Setelah mendapat perawatan, 10 karyawan diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan, 3 dirawat intensif di rumah sakit ini, sementara 2 karyawan lainnya dirujuk ke rumah sakit yang ada di Denpasar. Menurut salah seorang karyawan, Melani, ia dan beberapa rekannya merasa pusing, mual, dan muntah-muntah usai menyantap hidangan yang tersedia di kantin hotel. Makanan ini disediakan atau dibuat oleh kantin yang dikelola pihak hotel. “Saya makan jam 5 sore, karena jam itu kantin baru buka. Jam 8 malam saat kerja saya merasa mual, pusing dan muntah,” kata Melani, yang masih menjalani perawatan intensif.


Hingga kini belum diketahui penyebab pasti keracunan ini. Namun kuat dugaan keracunan ini disebabkan oleh makanan yang dimakan di kantin hotel, yakni nasi putih dengan lauk ayam sisit atau ayam suwir (dipotong kecil-kecil). “Dari informasi yang kita dapat, para karyawan keracunan setelah menyantap makanan nasi dengan lauk ayam di kantin, mungkin itu penyebabnya,” kata Wayan Wirawan, Direktur Rumah Sakit Ari Santi.


Terkait masalah keracunan karyawan ini, pihak hotel Maya Ubud memilih untuk bersikap tertutup. Saat para wartawan mencoba mengkonfirmasi langsung masalah ini ke manajemen hotel, mereka belum mau memberi penjelasan tentang penyebab keracunan ini, termasuk cara pengolahan makanan yang dihidangkan kepada para karyawan hotel. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami