Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Belasan Tahun Tambal Sulam, Jalan Rusak di Tegallinggah Dikeluhkan Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kondisi jalan rusak di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, kembali dikeluhkan warga. Ruas jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur alternatif menuju Denpasar melalui Wanagiri.
Kerusakan jalan disebut telah terjadi selama belasan tahun tanpa adanya perbaikan permanen dari pemerintah. Jalan berlubang dan rusak parah itu membentang dari kawasan SD Negeri 2 Tegallinggah hingga wilayah Desa Wanagiri. Saat musim hujan, kondisi jalan dinilai semakin membahayakan pengguna jalan.
Perbekel Desa Tegallinggah, I Ketut Mudarna mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi sejak tahun 2014 dan hingga kini hanya dilakukan penanganan sementara berupa penambalan.
“Jalan ini sudah rusak sejak 2014. Banyak warga mengeluh karena jalan ini merupakan akses penting masyarakat sekaligus jalan alternatif menuju Denpasar lewat Wanagiri,” ujarnya, Jumat (29/5).
Menurutnya, keluhan masyarakat sudah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah daerah. Namun, perbaikan permanen belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
“Selama ini perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan, tetapi tidak bertahan lama dan kembali rusak,” katanya.
Mudarna menambahkan persoalan jalan rusak tersebut juga telah disampaikan warga saat kunjungan Wakil Bupati Buleleng ke wilayah Tegallinggah.
Berdasarkan komunikasi dengan pemerintah daerah, perbaikan jalan kemungkinan baru dapat dilakukan pada perubahan anggaran tahun 2026 atau pada tahun 2027 mendatang.
“Pak Wakil Bupati menyampaikan kemungkinan dilakukan pada perubahan anggaran 2026. Kalau belum memungkinkan, bisa dilaksanakan pada 2027,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengakui kondisi jalan di Desa Tegallinggah memang mengalami kerusakan cukup parah dan perlu segera ditangani.
Pemerintah daerah disebut berencana melakukan peningkatan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer pada tahun depan.
“Kami melihat langsung kondisi jalan di Tegallinggah memang rusak parah dan masih banyak berlubang. Kami mohon maaf kepada masyarakat karena tahun ini belum bisa dikerjakan,” katanya.
Menurut Supriatna, Pemkab Buleleng saat ini masih membagi anggaran untuk sejumlah program prioritas lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat.
“Kami mohon masyarakat maklum karena keterbatasan anggaran. Semua pembangunan infrastruktur akan dikerjakan secara bertahap,” tandasnya.
Sambil menunggu realisasi peningkatan jalan, pemerintah disebut akan melakukan penanganan sementara berupa penambalan apabila tersedia sisa material aspal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan