Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Beton Bahu Jalan Mengelupas, Warga Abang Keluhkan Pasir dan Kerikil Berserakan ke Badan Jalan
beritabali/ist/Beton Bahu Jalan Mengelupas, Warga Abang Keluhkan Pasir dan Kerikil Berserakan ke Badan Jalan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga keluhkan kualitas pembetonan bahu jalan di sepanjang ruas jalan Abang Kelod menuju Kikian, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.
Padahal proyek tersebut belum lama rampung, namun kini kondisi pembetonan di bahu jalan justru terlihat mengelupas hingga menyebabkan pasir dan kerikil berserakan ke badan jalan dan dianggap berpotensi memicu kecelakaan.
"Ya benar, ini dikeluhkan warga karena pasir dan kerikil dari beton yang mengelupas berserakan ke badan jalan, sejauh ini tidak menimbulkan kecelakaan, semoga saja tidak ada," kata Perbekel Abang, I Nyoman Sutirtayasa dikonfirmasi Sabtu (4/11/2023).
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR- Perkim Karangasem, Wedasmara dikonfirmasi mengatakan akan segera berkordinasi dengan pihak pengerjaan proyek tersebut agar segera diperbaiki mengingat saat ini masih dalam masa pemeliharaan.
"Kita akan koordinasikan agar segera diperbaiki karena proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan," kata Wedasmara.
Untuk diketahui, proyek tersebut merupakan proyek pemeliharaan berkala rusa jalan Abang - Kikian dengan anggaran sekitar Rp1,8 miliar menggunakan dana APBD Karangasem tahun 2023. Waktu pengerjaan proyek tersebut 120 hari kalender yang dimulai pada 7 Juni 2023 lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1437 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1091 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 933 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 829 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik