Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
BI Prediksi Pemulihan Ekonomi Bali Berlanjut di Triwulan IV
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Triwulan III 2020 perekonomian Bali mulai menunjukkan pemulihan tercermin pada pertumbuhan sebesar 1,66% (qtq) atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan lalu sebesar -7,24% (qtq).
Hal ini terlihat dari kenaikan nilai PDRB dari Rp 35,84 triliun di Q2 menjadi Rp 36,44 trilyun di Q3 2020. Perbaikan ini seiring dengan implementasi strategi pemulihan ekonomi yaitu penerapan tatanan kehidupan baru (program Clean Healthy Safety and Environment) khususnya di sektor pariwisata.
Dari 17 lapangan usaha, 11 diantaranya tercatat tumbuh positif dimana tiga pertumbuhan tertinggi dialami lapangan usaha Jasa Pendidikan yang tumbuh sebesar 3,98% (qtq), diikuti sektor jasa lainnya yang tumbuh sebesar 3,86% (qtq), dan informasi dan komunikasi yang tumbuh sebesar 3,78% (qtq).
"Sejalan dengan mulai dibukanya wisatawan domestik, lapangan usaha penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Transportasi dan Industri Pengolahan juga mencatat pertumbuhan positif masing-masing sebesar 3,41% (qtq), 3,64% (qtq) dan 3,4% (qtq)," jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali,Trisno Nugroho, Jumat (6/11) di Renon, Kota Denpasar.
Dari sisi penggunaan, perbaikan terjadi pada komponen Konsumsi Pemerintah (21,76% qtq), Ekspor Luar Negeri (11,17% qtq), dan Investasi (32,68% qtq). Sedangkan Konsumsi Rumah Tangga masih tumbuh terbatas (1,87% qtq). Sementara itu, jika dilihat secara pertumbuhan tahunan (yoy), Bali masih mengalami kontraksi sebesar -12.28% lebih rendah dari Q2 sebesar -11.02%.
"Hal ini mengindikasikan bahwa, meskipun secara level terjadi peningkatan dibanding Q2 2020, nilai PDRB Bali di Q3 2020 ini masih jauh di bawah nilai PDRB di Q3 2019," sebutnya.
Pemulihan akan berlanjut pada triwulan IV 2020, seiring dengan perkiraan membaiknya kondisi pariwisata, khususnya wisatawan domestik (wisdom). Hal ini terkonfirmasi dari leading indicator jumlah kedatangan penumpang domestik di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai yang tercatat sebesar 121.937 orang pada Oktober 2020, atau tumbuh 32,77% (mtm).
Optimisme pemulihan ini juga terkonfirmasi dari pengolahan big data google trends yang mencerminkan bahwa minat wisdom dan wisman ke Bali sangat besar, dimana pencarian travel di Bali tercatat lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia maupun destinasi wisata lainnya di kawasan Asia.
"Peluang ini harus dioptimalkan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat, sehingga pemulihan aspek ekonomi dan kesehatan dapat berjalan secara pararel," ucapnya.
Guna mempercepat pemulihan, penerapan teknologi dan digitalisasi merupakan sebuah keharusan di era tatanan kehidupan baru. Adanya kebiasaan baru dan awareness terhadap penularan wabah COVID-19, memaksa konsumen (dan juga produsen) untuk cenderung menggunakan teknologi dalam kesehariannya.
Dia menambahkan, saat terjadinya PSBB, industri e-Commerce menjadi tulang punggung bagi aktivitas perdagangan di sektor riil agar tetap hidup.Pelaku bisnis sebaiknya mengubah pola pikir untuk lebih mempertimbangkan aktivitas bisnis secara on line.
"Secara bertahap, sektor informal maupun pedagang di pasar tradisional juga akan dapat beralih ke arah teknologi digital pada industri e-Commerce, " tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8475 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5825 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar