Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bima Dilanda Banjir Lagi, 1 Warga Terseret Arus

Senin, 13 Desember 2021, 23:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bima Dilanda Banjir Lagi, 1 Warga Terseret Arus.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Kota Bima kembali dilanda banjir pada Senin (13/12). Beberapa kelurahan diketahui terdampak banjir kali ini. 

Banjir mulai meluap di sungai kelurahan Dodu, sepanjang ruas jalan dipenuhi lumpur sehingga menyulitkan para pengguna jalan. Begitu juga di kelurahan Kodo, Oi mbo beberapa warga sibuk membersihkan rumahnya masing-masing. 

Wilayah lainnya yang terdampak diantaranya kelurahan Rontu, Mande, sadia , Manggemaci, Pane , Paruga, Dara, Melayu , Tanjung dan beberapa wilayah lain terdampak banjir kali ini. 

Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merusak beberapa fasilitas umum seperti jembatan penghubung di kelurahan Rontu dan rusaknya aspal di wilayah Kendo. Bahkan diketahui 1 warga terseret arus banjir, namun saat ini belum didapatkan informasi lebih lanjut nasibnya warga yang terbawa arus tersebut.

Musibah banjir yang menerjang Kota Bima pada Senin,(13/12) adalah kiriman dari dataran tinggi wilayah timur seperti Wawo, Ntobo, dan lainnya. Jika pada kejadian banjir sepekan yang lalu melanda wilayah utara Kota Bima, namun untuk hari ini air bah meluap di bagian selatan yang arus akhirnya berpusat di jalur sungai Padolo.

Bahkan banjir kali ini juga memutus akses jalan di Kelurahan Rontu, yaitu robohnya jembatan di jalur menuju Oi Si’i. Sementara di Kelurahan Paruga, area pertokoan dan pemukiman warga yang dekat dengan bantaran sungai Padolo mengalami dampak parah.

Tidak hanya  itu, Ridwan warga lingkungan Pane menjadi korban yang hanyut dibawa banjir. Peristiwa hanyutnya ayah dua anak tersebut terlihat dari rekaman video seorang nitizen yang sedang siaran langsung banjir di sekitar cabang Malake. 

Dalam video tersebut terlihat korban berusaha terus bertahan di atas arus yang mengalir deras sembari berteriak minta tolong karena sudah tak mampu lagi bertahan.

Warga yang menyaksikan hal tersebut tak bisa berbuat banyak karena kondisi arus yang deras serta tidak adanya barang apapun yang bisa digunakan di sekitar tempat kejadian untuk menolong korban yang terlihat terus bergerak ke bawah terbawa arus banjir yang deras. 

Para warga hanya pasrah menyaksikan kejadian tersebut sembari berteriak panik. Dikutip dari beberapa media setempat, warga mengeluhkan kondisi ini. Mereka mengeluhkan banjir yang kerap menerjang Kota Bima. Kondisi ini menyusahkan mereka karena kota Bima menjadi langganan banjir setiap hujan turun.

"Tolong segera ambil tindakan, kasian kami setiap hujan turun dipastikan banjir menerjang rumah-rumah kami," keluh salah satu warga.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami