Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
BLH Bali Ngotot Abrasi Akibat Faktor Alam
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali memastikan abrasi yang terjadi di pantai-pantai di Bali sebagian besar disebabkan oleh faktor alam, salah satunya akibat dampak pemanasan global.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali Anak Agung Alit Sastrawan di Kuta, Jumat (1/7) menanggapi hasil pemantauan Sekretariat Kerja Pelestari dan Penyelamatan Lingkungan Hidup (SKPPLH) Bali yang menyatakan abrasi pantai di Bali terjadi akibat kesalahan pengelolaan pantai yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Bali dengan membangun krib di sepanjang pesisir pantai.
Menurut Alit Sastrawan, program pengelolaan pesisir Bali dengan pembangunan krib di sepanjang pantai telah melalui proses studi yang panjang, sehingga kecil kemungkinan akan menyebabkan abrasi.
Krib itu dipasang sudang dengan studinya, tidak gampang itu ada studinya. Sekarang yang anda percaya studi oleh para ahli atau siapa? Sekarang kalau bicara studi, kriterianya apa? Kan keilmuan, penyebabnya banyak, lebih banyak karena alam, Anak Agung Alit Sastrawan.
Sastrawan mengaku meragukan data SKPPLH Bali yang menyatakan dari sekitar sekitar 460 kilometer panjang garis pantai di Bali, sekitar 40 persen diantaranya telah mengalami abrasi sangat parah dan 60 persen mengalami abrasi ringan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik